Menilik Mural di Dinding Kafe

Kalau dulu kamu hanya menjumpai mural di dinding-dinding jalanan, kini kamu bisa menemukannya di sejumlah kafe. Loh kok bisa?

Menilik Mural di Dinding Kafe
Kafe-kafe yang dihias dengan mural. (Inibaru.id/Hayyina Hilal)

Inibaru.id – Daya tarik suatu kafe biasanya berasal dari konsep dan desain interior yang digunakan. Nah, dengan pertimbangan itu, para pemilik kafe mendesain kafenya sedemikian rupa agar pengunjung tertarik. Salah satu cara yang dilakukan para pemilik kafe yakni dengan menghias dinding kafe dengan mural.

Konsep mural tersebut kini tengah banyak dilirik oleh para pebisnis kafe. Ini karena mural dapat menambah estetika ruangan. Selain itu, keberadaan mural ini juga sebagai jawaban atas keinginan anak muda zaman now yang gemar berswafoto. Ini  dibenarkan pemural asal Bandung Zam-zam yang banyak menerima pesanan mural di kafe.

“Saat ini, kan zamannya visual, semuanya dibuat instagramabel. Nah, biasanya pemilik kafe itu pengin gitu. Mural itu dipakai untuk menarik pengunjung yang suka swafoto,” katanya.

Cara itu juga dipakai sejumlah kafe di Semarang seperti Mr. K. Kafe yang terletak di Jln Setiabudi No 28, Tinjomoyo, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang ini dipenuhi dengan gambar mural di setiap sudutnya. Selain mural, mereka juga menyuguhkan panorama indah dari atas perbukitan sehingga menyedot anak muda untuk berkunjung ke kafe yang diresmikan pada Maret 2016 silam.

Suasana di Mr. K yang mengusung konsep mural di kafenya. (Inibaru.id/Hayyina Hilal)

 “Kami memiliki tiga mural di dalam kafe. Pertama, mural besar yang memiliki tema sharing happiness. Kedua temanya La La Land, dan yang ketiga temanya casual perkotaan,” ujar ketua outlet Mr.K 2, Raf Sanjani.

Baca juga: Mural si Bisnis Manis Seni Lukis

Lebih lanjut, Raf menambahkan, pembuatan mural di Mr. K memang memerlukan biaya yang nggak sedikit. Hal ini karena konsep mural yng diinginkan serta ukuran mural yang besar sehingga biaya yang dikeluarkan sekitar Rp 5 juta hingga Rp 10 juta. Wah, lumayan juga ya.

Eits, namun biaya yang besar itu terbukti bisa memuaskan para pengunjung, lo. Salah satu pengunjung Mr. K, Desti mengaku senang dengan hiasan mural itu.

 “Muralnya unik. Bagus untuk latar belakang foto bersama teman-teman,” ucap Desti.

Kafe lain yang juga mengusung konsep mural yakni Social Canteen. Meski sama-sama memiliki konsep mural, kafe yang terletak di Jln Setiabudi No 75, Semarang itu memilih lukisan mural  dengan bentuk-bentuk simpel seperti spot foto sayap, becak dan balon, serta spot foto payung.

Mural yang ada di Social Canteen. (Inibaru.id/Hayyina Hilal)

“Ya, tujuannya memang supaya pengunjung kalau foto bisa menyatu dengan gambar, misalnya seolah-olah dia sedang memegang balon atau punya sayap,” jelas Supervisor Social Canteen, Ferdinando Faisal Fernadi.

Baca juga: Menengok Seni Mural, Antara Hobi dan Profesi

Laki-laki yang biasa dipanggil Nando ini mengungkapkan lukisan mural yang ada di kafe ini juga rencannya bakal diperbarui terus mengikuti tren. Ini nggak lain agar pengunjung nggak bosan dan bisa mendapat suasana baru.

Hm, boleh juga nih konsep mural di kafe. Selain menarik pengunjung, kafenya juga terasa ada seni-seninya gitu. Hehe (HH,MEI/IF)