Lagu Kalimantan Antar Paduan Suara UAJY Berjaya pada Kompetisi Internasional

Sejak berdiri Paduan Suara Mahasiswa Unibersitas Atma Jaya Yogyakarta banyak mendulang prestasi. Medali dari Colombo, Srilanka menmbah daftar prestasi mereka.

Lagu Kalimantan Antar Paduan Suara UAJY Berjaya pada Kompetisi Internasional
Penampilan Paduan Suara Mahasiswa Universitas Atma Jaya Yogyakarta di kompetisi Grand Prix of Nations dan 4th Asia Pacific Choir Games 2017 di Colombo, Sri Lanka (GNFI)

Inibaru.id – Kompak dan indah ketika mendendangkan lagu-lagu daerah Kalimantan, Paduan Suara Mahasiswa Universitas Atma Jaya Yogyakarta (PSM UAJY) berjaya pada ajang kompetisi “Grand Prix of Nations” dan “4th Asia Pacific Choir Games” di Colombo, Srilanka pada 21-24 Oktober 2017.

Ajang tersebut adalah kompetisi paduan suara internasional yang diadakan Interkultur Germany. Asia Pasific Choir Games diikuti negara di wilayah Asia Pasifik, sedangkan Grand Prix of Nations dapat diikuti oleh paduan suara dari seluruh dunia. Kedua kompetisi tersebut hanya dapat diikuti melalui persetujuan organisasi Interkultur melalui sertifikat yang menyatakan bahwa paduan suara tersebut layak mengikuti Championship Competition dan Grand Prix of Nations. Adapun kualifikasinya adalah PSM UAJY harus memperoleh medali emas pada setiap kompetisi dan pernah menjuarai kompetisi internasional.

Baca juga:
Berkat Transformasi Maksimal, PT KAI Raih Penghargaan Internasional
Kelebihan Nurtanio, Pesawat N219 yang Baru Saja Diresmikan Presiden Jokowi

Seperti dilansir GNFI (30/10/2017), Tim PSM UAJY beranggotakan 28 penyanyi, 1 kondaktur, 1 pelatih, dan 2 official, di bawah binaan pelatih Yason Christy Pranowo. Paduan suara perguruan tinggi tersebut meraih tiga Gold Medals dan 2 Winner Trophies, yaitu Gold Medal & Winner Trophy of Champions Competition - Folklore A Capella dengan 90.00 poin, Gold Medal & Winner Trophy of Grand Prix of Nations - Folklore A Capella dengan 94.70 poin, dan Gold Medal of Grand Prix of Nations - Mixed Youth dengan 86.10 poin.

Semua kemenangan itu diraih berkat lima lagu Kalimantan yang dibawakan pada kategori Folklore A Capella, yaitu “Nyai Undang” (Raymond Kristiawan & Efrado Ufo), “Ahtoi Potosh” (Budi Susanto Yohanes), “Ngempigau” (Oktadinata Aweru), “Nek Gasikng” (Oktadinata Aweru), dan “Bawi Kuwu Tumbang Rakumpit” (Maryos Tandang).

Baca juga:
Konduktor dari Indonesia Ini Memukau Penonton di Bulgaria
Ini Kata Prof Mia soal Memperlambat Kepunahan Bahasa

Untuk kategori Mixed Youth lagu yang dibawakan adalah “Lux Aeterna” (Ily Matthew Maniano), “The Conversion of Saul” (Z Randall Stroope), “Ma Rencong-rencong” (Budi Susanto Yohanes), “Lady Marmalade” (Budi Susanto Yohanes), dan “Let Everything that Hath Breath” (Jeffrey L Ames).

Perlu diketahui, PSM UAJY sudah berdiri sejak 14 Oktober 1983 dan telah banyak memenangkan kompetisi nasional maupun internasional. Tahun lalu, PSM UAJY membawa pulang Gold Medal Mixed Youths Choir Catagory, Gold Medal Folklore Category, dan Silver Medal Pop-Show Catagory di World Choir Games, Sochi, Rusia 2016.

Semua prestasi itu benar-benar layak diapresiasi dan diikuti. (EBC/SA)