Unik, Ada Aksesori dari Karung Goni!

Tertarik untuk memiliki pelbagai aksesori dari “karung goni”? Aksesori ini bakal jadi eksklusif dan unik banget, lo.

Unik, Ada Aksesori dari Karung Goni!
Tas dari karung goni. (Instagram.com/rumahkarunggoni)

Inibaru.id – Karung goni yang terbuat dari serat tumbuhan barangkali kerap digunakan untuk menampung produk pertanian semacam kentang atau ketela pohon. Jelang 17 Agustus, karung goni justru dipakai untuk balap karung! Ha-ha. Eh, tapi, karung goni rupanya bisa disulap menjadi tas keren yang gaul, lo!

Tas-tas tersebut “lahir” dari Rumah Karung Goni yang berlokasi di Bandung, Jawa Barat. Nggak hanya memproduksi tas, bisnis yang dimulai sejak 2014 tersebut juga membuat beragam aksesori seperti tempat tisu, pouch, sarung untuk pot, sepatu, dan lain-lain.

Rumah Karung Goni mengimpor bahan baku dari India. Mereka perlu melakukan ini lantaran belum ada pabrik yang membuat karung goni dari nol hingga berbentuk kain.

Nah, dalam sebulan, Rumah Karung Goni bisa memproduksi 100 sampai 400 tas. Jumlah itu nggak termasuk produk dan pesanan lain semisal suvenir atau penjualan kainnya saja, lo. Wah!

Perlu kamu tahu, produk-produk yang bisa dibeli online melalui situs rumahkarunggoni.com ini sudah terjual hingga pelbagai daerah di Indonesia. Mayoritas pembeli berasal dari Jakarta, Surabaya, dan Bali.

Melihat Peluang

Laman Rumah Karung Goni. (rumahkarunggoni.com)

Nah, Rumah Karung Goni bermula dari hasil pemikiran Ahmad Fajri, Muhammad Fariz Adisukmawan, dan Rubi Perkasa Untung Awie yang merupakan teman semasa kuliah. Mulanya, mereka hanya menjual kain goni tanpa mengolahnya terlebih dahulu.

“Pada saat itu kami melihat adanya pasar potensial untuk kain goni. Tinggal bagaimana kami memperluas pasar itu,” ujar Fajri, seperti ditulis Bintang.com (6/5/2018).

Kendati sempat kesulitan untuk mengenalkan dan memasarkan produk, ketiga sahabat itu nggak lantas menyerah. Mereka berusaha menjangkau pasar yang lebih luas melalui daring.

Ketika mulai mendapatkan banyak pesanan, banyak masukan dan tawaran yang muncul untuk mengolah kain goni menjadi produk aplikatif semisal kemasan biji-bijian. Melihat peluang yang besar, pada 2016 mereka pun mulai menerima berbagai pesanan produk sesuai permintaan pelanggan.

“Dulu, semua barang produksi karung goni berdasarkan pesanan khusus pembeli, tetapi sekarang ada beberapa barang yang bisa dibeli langsung seperti tas,” jelas Fajri.

Keren, ya! Duh, jadi pengin punya produk buatan Rumah Karung Goni. (IB08/E05)