Dari Aquascape ke Dekor Simpel, Cara Coffee Folia Agar Tetap Eksis

Dari Aquascape ke Dekor Simpel, Cara Coffee Folia Agar Tetap Eksis
Suasana di salah satu pojok Coffee Folia. (Inibaru.id/ Ida Fitriyah)

Setiap pengelola kafe punya strategi masing-masing untuk membuat kafenya semakin diminati pengunjung. Kalau Coffee Folia, mereka memilih untuk memperbarui konsep agar pengunjung lebih tertarik nongkrong di kafenya.

Inibaru.id – Pembaruan kadang kala perlu dilakukan untuk menyegarkan suasana dan mengembalikan semangat seseorang. Lagi pula, hal-hal yang monoton bakal membuat seseorang merasa bosan, bukan? Hal inilah yang mendasari pengelola Coffee Folia mengubah konsep kafenya.

Salah seorang barista Muhammad Sugeng Prayitno membeberkan alasan itu kepada Inibaru.id beberapa waktu lalu.

“Dulu awalnya konsep kafe kami aquascape karena owner emang suka aquascape. Namun, mulai awal tahun ini kami ubah konsepnya jadi lebih cozy gitu supaya pengunjung nggak jenuh,” ungkap Sugeng.

Suasana Coffee Folia di malam hari terasa nyaman dan hangat. (Inibaru.id/ Ida Fitriyah)

Kini, coffee shop yang berlokasi di Jalan Taman Siswa nomor 70, Sekaran, Gunungpati, Semarang itu memang tampak lebih simpel. Dinding kafe berwarna kelabu terlihat elegan dengan atap berwarna hitam. Suasana kafe juga semakin nyaman dengan properti berbahan kayu dan lampu-lampu yang berpencahayaan rendah di beberapa titik.

Sugeng mengatakan, pembaruan konsep ini bukan berarti ada masalah dengan konsep sebelumnya. Namun, konsep baru ini diharapkan dapat menghadirkan suasana baru bagi pengunjung.

Coffee Folia memakai properti serbakayu termasuk meja bar. (Inibaru.id/ Ida Fitriyah)

“Nggak ada masalah dengan konsep aquascape yang dulu. Beberapa pengunjung malah senang dengan aquascape yang ada karena bersih. Kami memang benar-benar merawatnya. Saat konsep baru ini, kami juga sempat memasukkan aquascape tapi ternyata nggak cocok. Ya sudah akhirnya nggak pakai aquascape lagi,” imbuh lelaki yang masih berstatus mahasiswa Universitas Negeri Semarang itu.

Rooftop dengan Konsep Berbeda

Selain ruangan yang ada di bawah, kafe ini juga menyajikan konsep rooftop, Millens. Kendati begitu, konsep rooftop ini sama sekali berbeda dengan ruang indoor.

Rooftop Coffee Folia punya konsep rebel dan lebih bebas. Hal ini terlihat dari properti yang dipakai yakni memanfaatkan drum-drum minyak bekas sebagai meja dan kursi-kursi berbahan besi dan karet.

Bila kamu baru kali pertama mengunjungi kafe ini, mungkin kamu nggak nyangka kalau kafe itu punya rooftop. Ini karena di ruangan bawah seolah nggak ada jalan menuju ke atap.

Suasana rooftop Coffee Folia di malam hari. (Inibaru.id/ Ida Fitriyah)

Untuk mencapai rooftop, kamu perlu keluar dari kafe lewat pintu samping dan menuju parkiran belakang. Sesampainya di parkiran, kamu akan mendapati tangga kecil dari besi. Tangga itulah yang menjadi jalan utama ke rooftop.

Di rooftop, suasana lebih bebas. Kamu bisa cekikikan bersama teman-temanmu atau bernyanyi sambil memainkan gitar di sana. Bagi perokok, rooftop sangat cocok untukmu karena di sini kamu bisa leluasa merokok karena di indoor kafe nggak diperbolehkan merokok.

Namun, saat hujan, kamu nggak bisa nongkrong di sini, Millens. Konsep rooftop yang terbuka nggak memungkinkanmu berteduh ketika hujan turun.

“Kami rencananya juga mau renovasi rooftop. Sebagian mau kami beri kanopi, tapi baru direalisasikan setelah ini paling,” jelas Sugeng. (Ida Fitriyah/E05)

 

Coffee Folia

Alamat             : Jalan Taman Siswa no 70, Sekaran, Gunungpati, Semarang (Sebelum Pasar Krempyeng)

Jam Buka         : 13.00 - 00.00 WIB

Harga Minuman : Rp 13.000 - Rp 24.000

Harga Makanan  : Rp 12.000