Hias Kue Natal Pakai Whipped Cream atau Buttercream? Ini Lo Bedanya!

Hias Kue Natal Pakai Whipped Cream atau Buttercream? Ini Lo Bedanya!
Kue Natal pakai whipped cream atau buttercream? (Shutterstock via Kumparan)

Siap sambut Natal dan Tahun Baru dengan kue manis? Jangan lupa hias dulu pakai whipped cream dan buttercream. Eh, apa ya bedanya?

Inibaru.id – Di hari istimewa seperti Natal dan Tahun Baru pasti dong perlu hidangan yang istimewa pula. Kue serba manis sepertinya bisa jadi pilihan terbaik untuk membuat momen bersama keluarga makin 'manis'.

Bayangin deh, lapisan buttercream atau whipped cream yang lembut lumer di mulut, berpadu dengan potongan buah yang segar.

Tapi, orang sering menyamakan buttercream dan whipped cream. Nggak jarang juga, penggunaannya tertukar. Padahal, keduanya mempunyai karakter berbeda sehingga berbeda pula aplikasinya pada kue.

Lalu, apa saja bedanya? Yuk simak biar tepat dalam penggunaannya!

Bahan

Perbedaan mendasar antara buttercream dan whipped cream ada pada bahannya. Memang, baik buttercream maupun whipped cream sama-sama mengandung komponen lemak, tapi buttercream memiliki konsistensi lebih pekat.

Buttercream dari lemak (margarin, butter atau mentega). Kalau whipped cream dari minyak nabati, kemudian susu.

Tekstur

Sebagaimana dilansir Our Everyday Life, buttercream mempunyai tekstur yang lembut dan creamy sehingga lebih mudah diaplikasikan pada cake sebagai lapisan 'selimut'. Rasanya manis dan 'buttery' sehingga kamu perlu tambahan perasa seperti cokelat atau buah-buahan.

Nah, kalau whipped cream teksturnya halus. Menjadikan whipped cream sebagai pelapis cake atau kue lebih sulit karena ada campuran udaranya.

Whipped cream umumnya dapat 'melempem' ketika diletakkan di suhu ruang, nggak seperti buttercream yang lebih 'kaku' dan tahan di suhu ruang.

Penggunaan

Menghias kue dengan buttercream. (Foodal via Bp-guide)
Menghias kue dengan buttercream. (Foodal via Bp-guide)

Buttercream sangat umum digunakan untuk dekorasi wedding cake maupun birthday cake karena teksturnya yang cukup kaku dan bisa bertahan lama. Selain itu, cupcakes dan kukis juga bisa menggunakan buttercream.

Kamu tinggal menggunakan piping bag biasa atau piping bag dengan ujung bertekstur untuk menghasilkan detail dekorasi yang lebih jelas.

Karena whipped cream nggak setangguh buttercream untuk dijadikan dekorasi wedding cake dan birthday cake, biasanya lebih sering digunakan sebagai lapisan saja.

Penyimpanan

Buttercream dapat bertahan seenggaknya 2 minggu di dalam wadah tertutup dan dimasukkan ke kulkas. Kalau sudah diaplikasikan pada cake, buttercake dapat bertahan dalam suhu ruang tetapi harus segera disantap maksimal 3 hari.

Whipped cream beda lagi, di suhu kulkas dapat bertahan maksimal 2 hari. Kalau sudah dioles pada cake dan disimpan di kulkas, kamu harus menghabiskannya dalam 2 hari. (CNN/IB21/E07)