6 Tradisi Unik Ini Akhiri Masa Lajangmu

Kamu jomblo? Jangan khawatir, kamu bisa lo mencari jodoh melalui tradisi di Nusantara ini. Penasaran? Yuk simak!

6 Tradisi Unik Ini Akhiri Masa Lajangmu
Omed-omedan (nowbali.co.id)

Inibaru.id – Sst, tahu nggak sih kalau ada beberapa ritual yang sengaja diadakan untuk kaum jomblo? Siapa tahu kan kamu bisa dapat pasangan setelah mengikuti ritual ini ya, Millens. Berikut ini beberapa ritual untuk para lajang seperti yang dirangkum dari laman Yukepo.com (18/04/2017).

1. Omed-omedan di Bali

Peserta saling tarik menarik dan berpelukan saat tradisi omed-omedan (liputan6.com)

Ritual ini dilakukan sehari setelah Nyepi. Jadi, pemuda pemudi Bali usia 17-30 tahun akan berkumpul dan saling tarik menarik. Ritual ini memang sedikit mengandung unsur sensual karena nantinya dua maskot dalam tradisi ini akan berciuman di depan semua orang.

2. Ngarot di Indramayu

Arak-arakan para peserta ngarot di Indramayu. (fotoindramayu.blogspot.com)

Tradisi Ngarot ini hanya diikuti oleh pemuda-pemudi yang masih lajang. Para peserta putri akan diarak keliling desa dengan menggunakan hiasan bunga di atas kepalanya. Mitosnya, jika bunga tersebut layu itu berarti perempuan itu sudah nggak perawan sehingga akan sulit dipilih oleh peserta putra. Hmm

3. Jaringan di Indramayu

Ilustrasi Jaringan. (merdeka.com)

Di Indramayu ada juga, lo yang namanya pasar jodoh. Para pria lajang harus menggunakan sarung di pasar jodoh. Nah, mereka boleh mengajak wanita yang ditemuinya di sana untuk jalan-jalan dan makan. Bahkan ada yang langsung melamar, lo.

4. Gredoan di Banyuwangi

Ilustrasi pria menggoda wanita. (klubwanita.com)

Gredoan merupakan salah satu tradisi mencari jodoh di Banyuwangi yang dilaksanakan tiap malam peringantan Maulid Nabi Muhammad SAW. Dalam bahasa Banyuwangi, Gredoan berarti menggoda. Proses tradisi ini yaitu sang pria akan datang langsung ke rumah si wanita untuk menggodanya. Tapi nggak jarang pula ada yang langsung melamar, lo. He-he.

5. Kabuenga di Wakatobi

Tradisi Kabuengan di Wakatobi. (cintaihidup.com)

Kabuenga ini merupakan tradisi cari jodoh dengan menggunakan sistem dagang. Para peserta wanita akan berkumpul di tanah lapang dan menjual berbagai macam makanan dan minuman untuk dibeli peserta pria. Si pria ini boleh membeli lebih dari satu penjual. Dari proses jual beli ini, diharapkan mereka akan memulai suatu hubungan. Tradisi ini dilakukan setelah Idul Fitri.

6. Kamomose di Buton

Tradisi Kamomose di Buton. (sindonews.com)

Jika di wakatobi si wanita berjualan dan si pria membeli, di Buton ini berbeda cerita. Si wanita lajang yang sudah berdandan akan dibariskan. Mereka akan membawa wadah atau nampan yang digunakan untuk menerima kacang goreng dari pria yang tertarik padanya. Jika mereka sama-sama tertarik maka bisa langsung dilanjutkan ke hadapan keluarga masing-masing peserta.

Nah, itu dia tradisi unik cari jodoh yang ada di Indonesia. Bagaimana, tertarik untuk mengikutinya? (IB13/E05)