Tradisi Unik dan Menarik di Balik Kemeriahan Perayaan Imlek

Tradisi Unik dan Menarik di Balik Kemeriahan Perayaan Imlek
Seni pertunjukan barongsai. (Shutterstock)

Banyak yang menarik di setiap perayaan Imlek. Tentu saja selain suara riuh tambur barongsai, keceriaan menerima angpao, dan terangnya warna merah di setiap sudut rumah.

Inibaru.id - Tahun Babi Tanah dalam penanggalan Tionghoa sudah di depan mata. Itu artinya, perayaan Imlek berikut kemeriahannya bakal bisa dirasakan di sana-sini. Seringkali saat Tahun Baru Tionghoa datang, maka akan dijumpai pertunjukkan barongsai dan pernak-pernik bernuansa merah. Tapi sebenarnya, jika diamati, tradisi Imlek nggak melulu tampak pada kedua hal itu saja, kok. Masih banyak tradisi unik lainnya yang juga menarik.

Membersihkan dan Mendekorasi Rumah

Related image

Membersihkan rumah. (Farrahgray.com)

Dengan bersih-bersih rumah, masyarakat Tionghoa percaya segala kesialan dan keburukan yang menghalangi keberuntungan akan sirna. Beberes rumah ini biasanya dilakukan satu hari menjelang Imlek.

Setelah bersih, rumah bakal dibikin makin indah dengan dekorasi berwarna merah. Warna merah bagi mereka melambangkan sesuatu yang sejahtera, kuat, dan membawa keberuntungan. Bentuk dekorasinya bermacam-macam, mulai dari mengecat kembali pintu dan jendela serta menempeli dinding dengan kertas yang bertuliskan kalimat-kalimat baik.

Pantangan Makan Bubur

Image result for Dilarang makan bubur saat imlek

Bubur. (iStock)

Saat Imlek, kamu bakal mudah menjumpai makanan seperti kue keranjang, jeruk, mie, dan lainnya. Tapi pastinya kamu nggak akan bisa menjumpai bubur karena itu dianggap sebagai simbol kemiskinan.

Larangan Membalik Ikan Saat MemakannyaImage result for pindang bandeng

Pindang bandeng, makanan khas Imlek. (Kompas)

Saat ada ikan dalam perayaan Tahun Baru Tionghoa, maka kamu dilarang untuk membalik atau mengambil daging ikan di bagian bawah. Nggak hanya itu, mereka juga harus menyisakan ikan yang disantap untuk dimakan kembali keesokan harinya. Kenapa begitu? Karena bagi masyarakat Tionghoa, kebiasaan ini merupakan lambang dan nilai surplus untuk tahun yang akan datang.

Mengunjungi Sanak Saudara dan Membagi Angpao

Related image

Angpao. (Moneysmart.id)

Masyarakat Tionghoa banyak yang menggunakan momentum Imlek untuk pulang kampung. Itu karena seperti halnya Lebaran, Imlek adalah waktu yang tepat untuk mengunjungi sanak saudara.

Saat semua anggota keluarga berkumpul, mereka yang sudah berkeluarga akan membagikan angpao kepada anak-anak. Isi uang angpao nggak sembarangan lo, Millens. Syaratnya nggak boleh mengandung angka empat karena dianggap membawa sial dan jumlah uang nggak boleh ganjil karena berhubungan dengan pemakaman. Angpao sendiri memiliki makna memperlancar rezeki untuk kemudian hari.

Sungguh menarik ketika mengetahui makna di balik setiap tradisi Imlek yang ada, ya. So, sebagai generasi milenial sudah seharusnya kita nggak sekadar ikut-ikutan tapi tahu filosofinya. Sepakat, Millens? (IB20/E05)