Tradisi Ramadan Unik di Berbagai Negara

Bukan hanya di Indonesia yang punya tradisi-tradisi selama bulan suci ini, di negara-negara di bawah ini juga punya tradisi Ramadan yang unik, lo. Apa saja ya?

Tradisi Ramadan Unik di Berbagai Negara
Ilustrasi berbuka puasa (tribunnews.com)

Inibaru.id - Marhaban ya Ramadan. Di bulan penuh berkah ini seluruh umat muslim di seluruh dunia pastilah tengah menjalankan ibadah puasa. Kegembiraan dan kemeriahan dapat kita rasakan di Indonesia yang mayoritas penduduknya beragama Islam. Nah, kalau di negara lain bagaimana ya, cara mereka menyambut bulan suci ini?

  1. Rusia

Berada di belahan dunia bagian paling utara, penduduk muslim di Rusia harus berpuasa lebih lama dibandingkan dengan negara-negara yang berada di dekat garis khatulistiwa. Mereka menahan rasa lapar dan dahaga selama lebih kurang 17 jam, lo.

Semua perjuangan itu akan terbayar saat bedug maghrib tiba. Khingalsh atau Galnash merupakan makanan yang sering mereka santap ketika berbuka puasa. Melansir laman Vistaeducation.com Khingals adalah roti isi keju. Sedangkan Galnash adalah roti gandum.

Selain itu, di Rusia Selatan ada minuman wajib yang diminum ketika bulan Ramadan. Minuman itu disebut Kvass. Minuman ini merupakan minuman hasil fermentasi. Tapi tenang saja, minuman ini nggak memabukkan karena bebas alkohol, lo. Wah, patut dicoba nih.

  1. Tiongkok

Meskipun penduduk muslim di Tiongkok merupakan merupakan minoritas, tetapi mereka punya cara sendiri dalam menjalani Ramadan. Berbuka puasa bersama merupakan agenda rutin yang dilakoni oeh penduduk muslim Tiongkok setiap tahunnya.

  1. Yordania

Jika beberapa daerah di Indonesia meramaikan jalan dengan karnaval, kalau warga muslim Yordania punya kebiasaan menghias jalan dengan berbagai lampu warna-warni menjelang Ramadan. Selain itu, orang Yordania juga punya aturan untuk makan satu meja entah dengan orang yang dikenal maupun yang nggak dikenal.

Nah, untuk hidangan buka puasa, Warga muslim Yordania biasa mengonsumsi Mansaf dan Qatayef. Mansaf merupakan olahan daging domba dengan rempah-rempah. Sedangkan Qatayef merupakan kudapan sejenis pancake dengan kayu manis diisi dengan kenari atau gula.

  1. USA

Nah kalau di USA ini warga muslimnya punya tradisi potluck saat Ramadan. Potluck merupakan anjuran untuk membawa makanan bagi siapaapun yang datang ke masjid. Namun karena masjid juga cukup sulit ditemukan, maka cara yang kedua adalah makan bersama tetangga baik yang muslim maupun non muslim. Mereka akan berkumpull untuk makan besar saat waktu berbuka tiba.

  1. Jerman

Di Jerman ada satu hal unik yang dapat kita temui yaitu tausiyah lewat SMS yang dikirimkan dalam bahasa Jerman atau Turki. Tausiyah SMS ini diprogramkan oleh badan muslim di Jerman karena nggak ada program tausiyah yang disiarkan di TV Jerman.

Melansir Okezone.com (16/05/2018), untuk mengikuti layanan ini, mereka perlu membayar sebesar 2 Euro atau sekitar Rp 33.400 per hari. Harga yang cukup murah untuk mendapatkan siraman rohani di tengah negara yang mayoritas penduduknya non muslim. Lebih dari itu, keuntungan dari program ini akan diberikan untuk membangun rumah sakit dan sekolah di Afghanistan, lo. Bisa sekalian beramal deh.

  1. Timur Tengah dan Afrika

Di negara-negara Timur Tengah dan Afrika Utara, membangunkan orang untuk sahur masih dengan cara tradisional. Jika di Indonesia pengumuman sahur disiarkan lewat mikrofon masjid, maka berbeda dengan Timur Tengah dan Afrika,. Mereka membangunkan orang sambil menabuh genderang tiga kali. Di beberapa kota dan desa bahkan menyebut nama tiap penduudknya. Wah, pasti bangun nih kalau seperti ini caranya.

Nah, itu dia tradisi-tradisi unik yang dilakukan umat muslim di berbagai negara. Nggak kalah seru dari Indonesia kan, Millens? (IB13/E05)