Ngrekso Bumi, Tradisi Sambut Tahun Baru Islam di Wonogiri

Masyarakat Desa Conto, Wonogiri, rutin melaksanakan tradisi ngrekso bumi. Tradisi yang diadakan setiap tanggal 1 Muharam ini bertujuan mensyukuri nikmat Tuhan. Yuk simak ulasannya!

Ngrekso Bumi, Tradisi Sambut Tahun Baru Islam di Wonogiri
Arak-arakan gunungan tradisi ngrekso bumi. (solotrust.com)

Inibaru.id – Masyarakat di Wonogiri setia melaksanakan adat istiadatnya. Seperti tradisi ngrekso bumi yang terus diwariskan leluhur pada anak cucunya di sana.

Tradisi ngrekso bumi merupakan tradisi tahunan untuk menyambut tahun baru hijriyah. Nah, tahun ini ngrekso bumi jatuh pada Selasa, (11/9/2018), Millens. Masyarakat Kecamatan Bulukerto di Gua Resi, Dusun Nglarangan, Desa Conto melaksanakan upacara ini dengan antusias.

Bertujuan memperoleh keberkahan dari pelestarian bumi dan alam, akan ada prosesi arak-arakan gunungan buah-buahan, sayuran, dan polo pendem (umbi-umbian) dari lapangan Kecamatan Bulukerto sampai pelataran Gua Resi. Selain itu, juga ada ratusan bungkusan makanan dan belasan tumpeng yang dibuat oleh warga desa.

Untuk meramaikan acara ngrekso bumi tahun ini, ditampilkan pula kesenian daerah seperti Reog Ponorogo dan tari Kethek Igleng. Bukan cuma untuk menghibur masyarakat, kesenian ini ditampilkan agar tetap lestari. Keren banget ya?

Eh tahu nggak, seenggaknya ada 2000 orang warga Kecamatan Bulukerto yang menyaksikan prosesi ngrekso bumi. Nggak terlewat juga para pejabat setempat. Seru banget ya, Millens? (IB07/E05)