Simbol Keselamatan dan Antipertikaian, Dialah Batara Basuki yang Masuk ke Tubuh Baladewa

Simbol Keselamatan dan Antipertikaian, Dialah Batara Basuki yang Masuk ke Tubuh Baladewa
Batara Basuki. (Katalogwayang.blogspot)

Sebagai Dewa Keselamatan, Batara Basuki adalah tokoh pewayangan yang jarang ditampilkan. Meski begitu, bukan berarti tokoh ini nggak punya riwayat yang menarik, lo. Selain menjadi dewa keselamatan, Batara Basuki juga menjadi tokoh yang menentang pertikaian.

Inibaru.id – Ada banyak dewa dalam pewayangan Jawa. Selain Batara Wisnu, kamu juga perlu berkenalan dengan tokoh wayang lain yang nggak kalah sakti, yaitu Batara Basuki. Meski jarang ditampilkan, riwayat tokoh ini menarik untuk dipelajari, lo.

Dalam bahasa Jawa, namanya berarti keselamatan. Pada beberapa peristiwa, dia berubah wujud menjadi seekor ular putih dan diselamatkan Prabu Baladewa di Hutan Krendayana. Sebagai wujud terima kasih, dia pun masuk ke tubuh penyelamatnya.

Dengan hidung yang mancung, mata yang melotot, dan muka yang memerah, tokoh ini menjadi penguasa Kerajaan Mandura. Batara Basuki juga menyelamatkan Prabu Baladewa ketika Perang Bharatayuda terjadi di wilayahnya.

Ketika sang raja akan tutup usia, Batara Basuki memutuskan keluar dari tubuhnya. Dijemput beberapa naga bernama Taksaka, Kumuda, Mandarika, Hreda, Durmuka, dan Praweddi, dia pun kembali ke Kahyangan Patala.

Konon, tokoh ini diceritakan hanya bisa didatangi orang-orang yang nggak menebarkan pertikaian. Hm, selain menjadi Dewa Keselamatan, Batara Basuki rupanya juga mencintai perdamaian ya.

Jika kamu tertarik menjadi dalang, mungkin kamu bisa membuat cerita tentang tokoh ini supaya bisa lebih sering tampil. Ini juga supaya generasi muda nggak hanya mengenal para punakawan dan pandawa.

Eh, selain Batara Basuki, munculkan juga tokoh-tokoh lainnya supaya mereka juga makin populer ya. He-he. (IB15/E03)