Serupa tapi Tak Sama: Pagar Ayu, Pagar Bagus, Bridesmaid, dan Groomsmen

Serupa tapi Tak Sama: Pagar Ayu, Pagar Bagus, <em>Bridesmaid</em>, dan <em>Groomsmen</em>
Pagar Ayu terlihat anggun menggunakan pakaian dan riasan yang sama ketika hari resepsi. (Hipwee)

Pagar Ayu dan Pagar Bagus merupakan salah satu elemen penting dalam resepsi pernikahan adat Jawa. Adakah kesamaan keduanya dengan Bridesmaid dan Groomsmen?

Inibaru.id - Jauh sebelum interaksi perempuan dengan laki-laki dianggap wajar, masyarakat Jawa sangat membatasi gerak perempuan muda, yakni nggak lebih dari urusan domestik. Ini membuat perempuan nggak punya kesempatan mencari jodoh. Nah, konon, dari situlah Pagar Ayu dan Pagar Bagus pada pernikahan adat Jawa bermula.

Untuk bisa dilihat, para perempuan muda umumnya "dipajang" pada gelaran pernikahan dan hajatan. Pada perempuan, dan laki-laki, yang dipinang itu disebut Pagar Ayu dan Pagar Bagus. Nantinya, setelah acara selesai, para orang tua akan bertemu dan membahas perihal pinang-meminang untuk anak-anak mereka.

Pada tradisi Eropa, pagar ayu dan pagar bagus mungkin tak ubahnya Bridesmaid dan Groomsmen, yakni sebagai pengiring pengantin. Kendati begitu, keduanya punya sejumlah perbedaan.

Pagar bagus dan pagar ayu mengiringi pengantin. (Flickr/sigitdjatmiko)

Bridesmaid dan groomsmen biasanya dipilih berdasarkan hubungan kedekatan dengan mempelai pengantin. Bahkan, mereka juga mengenal istilah Maid of Honor dan Matron of Honor. "Jabatan" itu disematkan untuk orang yang dirasa paling dekat dengan pengantin, yang bertugas sebagai pemimpin.

Sementara, pagar ayu dan pagar bagus nggak dipilih berdasarkan kedekatan, tapi bisa siapa saja yang bersedia dan "tersedia", dengan syarat belum menikah, meski syarat itu kini mulai nggak berlaku lagi.

Punya Tugas yang Berbeda

Selain kriteria pemilihan yang berbeda, tugas pagar ayu dan pagar bagus juga berbeda dengan tugas bridesmaid dan groomsmen. Umumnya, pagar ayu dan pagar bagus hanya bertugas membawa bunga, mengiringi pengantin memasuki tempat resepsi, dan menerima tamu.

Ini jauh berbeda dengan bridesmaid dan groomsmen yang telah bertugas jauh sebelum resepsi. Mereka turut berperan dalam membantu calon pengantin memilih gaun, menjadi wedding organizer, mengadakan bridal shower, hingga hari resepsi membawakan bunga, dan mendampingi pengantin memasuki gedung resepsi.

Pagar ayu atau bridesmaid mengenakan pakaian seragam untuk membedakan mereka dengan para tamu undangan. (Rumahnikah)

Seperti pengantin, untuk membedakan mereka dengan tamu undangan, pagar ayu, pagar bagus, bridesmaid, dan groomsmen biasanya memiliki kostum spesial. Menjelang hari resepsi, mereka umumnya bakal mendapat kain dari pengantin.

Nah, itulah perbedaan dan persamaan tradisi itu ya, Millens. Hm, kalau kamu ngebet pengin nikah, nggak ada salahnya jadi pendamping pengantin, lo! Siapa tahu, dengan menjadi pagar ayu atau pagar bagus, kesempatan untuk ketemu jodohmu lebih besar! Ha-ha. (MG28/E03)