Sembahyang Sam Seng dan Ngo Seng, Tradisi Imlek Masyarakat Tionghoa

Sembahyang Sam Seng dan Ngo Seng, Tradisi Imlek Masyarakat Tionghoa
Sajian Ngo Seng. (blogunik.com)

Menjelang Imlek, masyarakat etnis Tionghoa punya tradisi sembahyang khusus nih. Namanya sembahyang Sam Seng dan Ngo Seng.

Inibaru.id – Sobat Millens tahu nggak kalau menjelang Imlek masyarakat Tionghoa punya tradisi sembahyang yang menarik untuk diketahui.

Namanya sembahyang sam seng dan sembahyang ngo seng. Melalui sembahyang itu, masyarakat Tionghoa melakukan persembahan kepada Dewa agar mereka mendapat tempat yang indah di surga nanti.

Sam seng merupakan hidangan yang terdiri dari ikan bandeng, daging babi, dan daging ayam. Sedangkan ngo seng terdiri dari ikan bandeng, daging babi, daging ayam, daging bebek, dan kepiting.

Persembahan Sam Seng. (picdeer.com/liyenrestaurant)

Lifestyle.okezone.com (28/1/2017) menulis, saat Imlek sam seng paling sering disajikan karena lebih praktis dan terjangkau. Sedangkan ngo seng biasanya disajikan oleh masyarakat yang lebih mampu.

Meski begitu, baik sam seng maupun ngo seng punya makna yang sama kok, Millens. Bedanya, masyarakat Tionghoa percaya kalau dengan menyajikan ngo seng semasa hidupnya, mereka akan disuguhi makanan yang lebih spesial juga saat di surga nanti.

Ngo seng diibaratkan sebagai “sogokan” agar di pintu surga nanti mereka akan disambut dengan lebih meriah. Gimana? Jadi lebih tahu ya.

Tradisi Yu sheng

Selain sam seng dan ngo seng ada juga satu tradisi Imlek bernama yu sheng yang dilakukan pada malam Imlek. Yu sheng menjadi simbol keberuntungan dan kemakmuran di tahun baru.

Dalam tradisi yu sheng, masyarakat Tionghoa akan mencampurkan beragam jenis sayuran dan bumbu. Setelah dicampurkan, bahan makanan tersebut akan diangkat tinggi-tinggi ke udara menggunakan sumpit oleh setiap orang.

Isi dari yu sheng. (Hotel Jen Tanglin Singapore)

Semakin tinggi yu sheng diangkat, semakin tinggi pula keberuntungan yang akan diperoleh selama setahun ke depan.

Setelah tahu tradisi-tradisi yang dilakukan oleh masyarakat Tionghoa saat Imlek, kamu jadi lebih paham kan kalau setiap etnis masyarakat punya keunikan budaya masing-masing. (IB10/E05)