Sedekah Bumi dan Keharmonisan dengan Alam

Sedekah bumi menjadi tradisi turun-temurun yang dilakukan masyarakat sebagai wujud rasa syukur atas karunia yang diberikan Tuhan. Nggak hanya bagi masyarakat pedesaan, tradisi ini juga masih dilakukan oleh masyarakat yang tinggal di daerah perkotaan.

Sedekah Bumi dan Keharmonisan dengan Alam
Gunungan berupa hasil panen dalam tradisi sedekah bumi. (Detik.com)

Inibaru.id - Semua warga mengumpulkan pelbagai macam makanan. Ada nasi tumpeng yang lengkap dengan lauk-pauknya, jajanan pasar, serta segala jenis hasil panen seperti beras, jagung, ketela, sayur-mayur, dan buah-buahan. Yap, itulah ciri khas yang selalu ada di setiap acara sedekah bumi.

Setiap daerah memiliki ciri khas berbeda dalam menjalankan tradisi sedekah bumi. Meski begitu, tradisi ini dilakukan dengan tujuan yang sama sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas segala karunia yang diberikan. 

Bermacam-macam makanan dan hasil panen dikumpulkan ke balai RW untuk kemudian dilakukan doa bersama. (detik.com)

Biasanya, tradisi sedekah bumi diadakan setelah musim panen. Oleh karenanya, tradisi ini sering dijumpai di daerah pedesaan atau daerah yang memiliki sektor pertanian.

Bagi masyarakat Jawa khususnya para petani, tradisi sedekah bumi bukan sekadar ritual yang sifatnya tahunan. Selain mengajarkan rasa syukur, tradisi sedekah bumi juga mengajarkan bahwa manusia harus hidup harmonis dengan alam, Millens.

Berbagai macam kesenian seperti Tari Reog juga ditampilkan untuk memeriahkan tradisi sedekah bumi di Jawa Timur. (jawapos.com)

Kendati sering dijumpai di daerah pedesaan, tradisi ini juga masih dilakukan oleh masyarakat yang tinggal di kota metropolitan seperti Surabaya. Detik.com (8/10/2017), menulis, tradisi sedekah bumi di Surabaya dirayakan dengan adanya gunungan dari hasil pertanian serta tarian khas Jawa Timur seperti Tari Reog dan Tari Remo yang ditampilkan untuk meramaikan sedekah bumi.

Gunungan dan pelbagai makanan yang telah ditata sedemikian rupa tersebut dikumpulkan ke balai desa atau balai RW. Kemudian, para warga melakukan doa bersama untuk memanjatkan rasa syukur.

Para warga berebut gunungan hasil panen. (metrotvnews.com)

Setelah itu, semua warga bisa rebutan mengambil buah-buahan atau sayur-mayur yang ada di gunungan dan makan bersama. Gotong royong juga akan terjalin antar warga selama menyiapkan upacara sedekah bumi. Wah, seru ya, Millens. Bagaimana dengan tradisi sedekah bumi di daerahmu? (IB12/E05)