Mengenal Wayang Lebih Dekat dengan 4 Buku Lawas Ini

Mengenal Wayang Lebih Dekat dengan 4 Buku Lawas Ini
Buku "Rupa dan Karakter Wayang Purwa" memuat 1.172 halaman. (Rupadankarakterwayangpurwa/Blogspot)

Mempelajari sejarah kesenian wayang bisa kamu lakukan dengan membaca beberapa buku. Jika kamu merasa kesulitan mencari buku yang pas tentang kesenian ini, empat buku ini mungkin bisa menjadi referensimu.

Inibaru.id – Sebagai salah satu kesenian Jawa yang populer, wayang menarik untuk dipelajari. Jika kamu bercita-cita menjadi dalang atau pengin memiliki pengetahuan mendalam tentang wayang, membaca buku bisa kamu lakukan. Beberapa buku berikut ini bakal membuka wawasanmu tentang wayang. Yuk, baca!

Bab Natah Sarta Nyungging Ringgit Wacucal

Bab Natah Sarta Nyungging Ringgit Wacucal adalah buku yang ditulis Sukir. Diterbitkan oleh Balai Pustaka pada 1935, buku ini semula ditulis menggunakan aksara dan bahasa Jawa, Millens. Sesuai judulnya, kamu bisa mempelajari bagaimana teknik menatah wayang dengan baik. Kamu nggak hanya bisa memainkannya, tapi juga paham proses pembuatannya.

Rupa dan Karakter Wayang Purwa

Ditulis oleh Heru S. Sudjarwo, Sumari, dan Undung Wiyono, Rupa dan Karakter Wayang Purwa mengulas tokoh-tokoh wayang yang meliputi dewi-dewi di kahyangan, tokoh-tokoh Mahabarata, dan tokoh-tokoh Ramayana. Buku setebal 1.172 halaman ini makin menarik karena dihiasi ilustrasi dari para penulis.

Membaca Jawa

Membaca Jawa adalah buku yang membahas kebudayaan Jawa sebagai identitas. Lewat buku yang ditulis oleh Sal Murgiyanto ini, kamu bisa menemukan bagaimana kesenian wayang turut mengokohkan identitas masyarakat Jawa. O ya, buku ini baru diterbitkan 2018 lalu, jadi nggak sulit untuk mencarinya, Millens.

Sejarah Wayang

Ditulis oleh Amir Mertosedono, Sejarah Wayang memuat pembahasan tentang sejarah, falsafah, hingga istilah-istilah wayang yang murni berasal dari kebudayaan Jawa, dan bukan Hindu.

Hm, kamu yang penasaran dengan buku ini mungkin bisa mencarinya di pasar buku bekas. Ini karena Sejarah Wayang terbit pada 1994 dan akan susah mencarinya di toko buku konvensional. Jadi, perlu usaha sedikit keras ya. He-he.

Wayang adalah kesenian yang indah. Supaya tetap bisa bertahan, generasi muda tentu perlu ikut melestarikannya. Selain keempat buku itu, pelajari juga buku-buku wayang lainnya ya! Bangga kan kalau punya pengetahuan mendalam tentang budaya sendiri? (IB15/E03)