Teriakkan Persatuan dan Pluralisme, Ratusan Mahasiswa se-Kota Semarang Rayakan Tahun Baru Islam

Teriakkan Persatuan dan Pluralisme, Ratusan Mahasiswa se-Kota Semarang Rayakan Tahun Baru Islam
Peserta pawai obor kali ini berasal dari mahasiswa se-Kota Semarang, Sabtu (31/8). (Inibaru.id/ Zulfa Anisah)

Banyak cara dilakukan untuk merayakan malam tahun baru islam yang jatuh pada Minggu (1/9) kemarin. Salah satunya, pawai obor yang dilakukan oleh ratusan mahasiswa se-Kota Semarang yang membawa semangat pluralisme dan persatuan.

Inibaru.id - Sabtu (31/8) malam, ratusan mahasiswa memadati kawasan Simpang Lima untuk memperingati malam Tahun Baru Islam 1441H. Lebih dari 400-an mahasiswa se-Kota Semarang ini mengawali pawai dari halaman Masjid Baiturrahman.

Ratusan mahasiswa ini berasal dari 15-an universitas se-Kota Semarang yang tergabung dalam berbagai organisasi. Beberapa di antaranya adalah Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Himpunan Mahasiswa Indonesia (HMI), Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI), Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama, Forum Permpuan, Geranat serta Badan eksekutif Mahasiswa Universitas Tujuh Belas Agustus, dan Universitas Diponegoro Semarang.

Peserta pawai ini merupakan mahasiswa dari 15 perguruan tinggi di Kota Semarang. (Inibaru.id/ Zulfa Anisah)

Pada pawai kali ini, peserta pawai kompak meneriakkan semangat persatuan. "Kita peringati 1 Muharram sebagai semangat persatuan dan pluralisme di Kota Semarang sebagai kota toleran,” ungkap Koordinator lapangan acara pawai obor 1 Muharram, M. Muham Tashir.

Para peserta membawa obor sebagai simbol suka cita menyambut malam 1 muharram di berbagai daerah di Indonesia. Mereka juga menyanyikan berbagai lagu kebangsaan dan selawat, lo.

Muham pun menuturkan acara ini adalah media bagi mahasiswa se-Kota Semarang untuk menyemarakkan tahun baru muslim dengan semangat pluralisme. “Kita pengin menunjukkan warga Islam Semarang adalah warga yang ramah dan bisa diterima oleh semua golongan,” katanya bersemangat.

Pawai obor memperingati tahun baru Islam ini membawa semangat pluralisme dan persatuan. (Inibaru.id/ Zulfa Anisah)

Isu pluralisme dan persatuan dalam pawai obor memperingati Tahun Baru Islam ini menjadi salah satu media bagi ratusan mahasiswa ini untuk menunjukkan Kota Semarang yang menjunjung tinggi nilai toleransi dan keberagaman. Hal ini senada dengan menurunnya angka intoleransi di Kota semarang sejak 2018 kemarin.

Semoga semangat persatuan dan pluralisme di Kota Semarang tercinta selalu terjaga ya. Selamat Tahun Baru Hijriyah 1441, Millens! (Zulfa Anisah)