Berperahu Mengantar Sesaji untuk Nyai Roro Kidul di Lepas Pantai Sadeng Yogyakarta

Berperahu Mengantar Sesaji untuk Nyai Roro Kidul di Lepas Pantai Sadeng Yogyakarta
Melarung sesaji ke Pantai Sadeng. (Mwinduphotograph.blogspot)

Mensyukuri berkah dari lautan dilakukan masyarakat Desa Songbayu, Kecamatan Girisubo, Kabupaten Gunungkidul, dengan melarung sesaji melalui Pantai Sadeng menuju lepas pantai. Seperti apa prosesinya?

Inibaru.id – Rasa syukur masyarakat pesisir Jawa umumnya diwujudkan dalam melarung sesaji ke laut. Namun, prosesi antarwilayah nggak selalu sama, dengan wilayah pantai yang berbeda pula. Warga Desa Songbayu, Kecamatan Girisubo, Kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta, menggelar semacam tradisi sedekah laut di Pantai Sadeng.

Laiknya tradisi sedekah laut, kamu bakal menyaksikan sesaji yang diarak warga setempat lalu dilarungkan ke laut. Kamu yang tertarik dengan tradisi ini nggak ada salahnya datang ke Pantai Sadeng saat prosesi berlangsung.

Jika kamu berangkat dari pusat Kota Wonosari, kamu perlu menempuh waktu lebih dari satu jam untuk sampai di sana. Sebelum acara dimulai, warga mempersiapkan sesajian yang berbentuk tumpeng.

Tumpeng-tumpeng ini kemudian dibawa ke tengah laut untuk dilarungkan. Nah, supaya makin meriah, para nelayan menghias perahu-perahu mereka. Inilah daya tarik sedekah laut Desa Songbayu yang sayang untuk dilewatkan.

Sesajen yang dibawa untuk dilarung ke Pantai Sadeng. (Mwinduphotograph.blogspot)

Perahu-perahu yang sudah dihias nggak hanya boleh dinaiki nelayan dan pemuka adat, lo. Nggak seperti prosesi sedekah bumi di Pantai Ngrenehan dan Pantai Baron, warga boleh ikut serta menyaksikan proses pelarungan.

Jika kamu takut dengan ombak laut selatan yang cukup besar, sebaiknya abadikan saja prosesi ini dari kejauhan ya. Ha-ha.

Sebagian orang meyakini sesajian yang sudah dilarungkan bisa membawa berkah. Nggak heran, mereka yang cukup memiliki nyali bakal berusaha mengambilnya.

Usai digelarnya sedekah laut, acara dilanjutkan dengan menampilkan kesenian musik tradisional dan wayang kulit. Nah, kamu yang suka nonton wayang jangan pulang dulu sebelum acaranya tuntas ya!

Oya, sedekah laut di desa ini biasanya digelar pada Bulan Sura. So, catat waktunya ya! (IB15/E03)