Puasa Ngebleng, Ritual Kuno yang Konon Bikin Orang Jadi Sakti

Puasa Ngebleng, Ritual Kuno yang Konon Bikin Orang Jadi Sakti
Ilustrasi: bersemedi selama puasa Ngebleng. (Pixabay/ 李磊瑜伽)

Di Jawa, ada begitu banyak tirakat untuk mencapai hajat. Salah satunya dengan puasa Ngebleng. Jangan samakan Ngebleng dengan jenis puasa lain ya. Berat banget lelakunya. Dijamin, Dylan juga nggak bakal kuat.

Inibaru.id – Keinginan manusia memang nggak terbatas. Nggak cuma pengin kaya, banyak juga orang yang bercita-cita menjadi sakti. Nah, salah satu lelaku yang banyak dilakukan untuk memperoleh kesaktian ialah dengan puasa ngebleng.

Di kalangan orang Jawa, tirakat ini sangat terkenal. Diyakini masih banyak orang yang melestarikannya. Karena tujuannya nggak main-main, yaitu ingin sakti, proses lelaku ini juga nggak mudah.

Orang yang hendak melakukannya harus sahur pada dini hari saat weton lahirnya. Dia diharuskan berpuasa minimal 24 jam nonstop. Inilah beda dengan puasa biasa. Orang yang ngebleng berpuasa seharian.

Selama berpuasa, dia harus duduk sambil bersila dan memejamkan mata. Dia harus fokus pada satu hal dan nggak boleh tertidur.

Ini sebabnya Ngebleng termasuk tirakat berat karena bukan cuma nggak boleh makan-minum tapi juga bergadang 24 jam. Lelaku ini biasanya maksimal dilakukan selama 40 hari (tergantung kesepakatan dengan guru spiritual).

Ngebleng nggak sama dengan puasa biasa. (Inibaru.id/ Triawanda Tirta Aditya) 
Ngebleng nggak sama dengan puasa biasa. (Inibaru.id/ Triawanda Tirta Aditya) 

Ketika ada orang yang melakukan Ngebleng, konon dia bakal mempunyai aura luar biasa. Semua makhluk gaib akan takut dan tunduk. Mau berburu pusaka gaib juga gampang. Katanya lagi, semua keinginannya juga bakal dengan mudah terkabul.

Selain menyepi, selama proses Ngebleng dia juga harus melakukan amalan-amalan tertentu. Biasanya, amalan tersebut berupa melafalkan mantra yang disesuaikan dengan tujuannya. Syarat ini bersifat wajib. Jika dilanggar, Ngebleng dianggap gagal.

O ya, bukan cuma demi kesaktian orang melakukan tirakat ini. Ada juga yang berkeinginan untuk mencari kekayaan. Konon, orang melakukan Ngebleng dalam rangkaian ritual pesugihan.

Syarat dan tantangan Ngebleng memang nggak main-main. Jadi, mungkin setara dengan hasil yag didapat. Orang yang melakukan Ngbleng untuk kekayaan katanya dengan begitu mudah mendapatkan harta, seperti diguyur begitu saja.

Efek ini bakal berkebalikan jika orang melakukan Ngebleng dengan setengah-setengah. Proses jadi kaya akan lama dan sulit. Satu lagi nih tujuan orang melakukan puasa ini, yaitu untuk pelet. Orang yang sukses Ngebleng bakal dengan mudah menaklukan lawan jenis.

Gimana, merasa terinspirasi melakukan Ngebleng, Millens? (Cor/IB21/E03)