Pecahkan Piring di Tembok, Cara Orang Denmark Rayakan Tahun Baru

Pecahkan Piring di Tembok, Cara Orang Denmark Rayakan Tahun Baru
Pecahan piring dalam perayaan tahun baru di Denmark. (Pinterest)

Kalau di rumah, memecahkan piring mungkin bisa kena marah. Namun, di Denmark, ini justru menjadi tradisi menyambut tahun baru. Seperti apa?

Inibaru.id – Perayaan pergantian tahun di pelbagai negara selalu menarik disimak, nggak terkecuali di Eropa, salah satunya di Denmark. Bukan dengan menyulut kembang api atau membunyikan lonceng kuil seperti di Jepang, warga Denmark punya tradisi memecahkan piring atau kaca di tembok. Hah?

Yap, bagi kita, tradisi ini mungkin terdengar aneh. Namun, memang begitulah adanya. Tradisi ini sudah digelar cukup lama. Tepat pada malam pergantian tahun, warga Denmark bakal memecahkan barang-barang pecah belah ke ke tembok atau pintu.

Mereka percaya tradisi tersebut bakal membawa keberuntungan. Tentu saja piring atau barang pecah belah yang dipakai bukanlah yang masih baru dan bisa dipakai, melainkan piring bekas.

Memecahkan piring. (kwikku)

Menjelang tahun baru, pemilik rumah biasanya bakal menyediakan piring yang sudah nggak terpakai untuk dilemparkan ke tembok atau pintu. Siapa yang bisa melemparkannya? Siapa saja! Kian tinggi beling atau pecahan piring di depan pintu atau tembok menunjukkan semakin banyak kenalaannya.

Oya, selain itu, satu tradisi unik di Denmark yang biasa dilakukan orang-orang adalah melompat dari kursi tepat saat malam jam menunjukkan pergantian tahun. Agak kekanak-kanakan sih, tapi lompatan itu menjadi semacam simbol bahwa mereka telah melompati tahun.

Hm, unik banget! Kalau kamu lagi pengin meluapkan emosi, nggak ada salahnya tuh datang ke Denmark untuk ikut pecah-pecahin gelas dan piring ke tembok! Ha-ha. (IB20/E03)

Tags :