Sedikit tentang Melasti, Ritual untuk Sucikan Diri Menjelang Perayaan Nyepi
Melasti dilakukan di tepi pantai atau danau. (Murnis)

Sedikit tentang Melasti, Ritual untuk Sucikan Diri Menjelang Perayaan Nyepi

Selain Mendak Tirta, ritual lain yang juga dilakukan umat Hindu jelang Nyepi adalah Melasti. Upacara yang bertujuan untuk menghanyutkan kotoran dalam diri setiap umat ini juga menjadi salah satu prosesi penting, lo. Yuk, kulik lebih jauh lagi ritual ini!

Inibaru.id – Melasti menjadi salah satu ritual yang dilakukan umat Hindu dalam menyambut Hari Raya Nyepi. Nganyudang malaning gumi ngamet tirta amerta atau menghanyutkan kotoran alam dengan air kehidupan merupakan makna dari ritual ini.

Air memang menjadi elemen penting dalam Melasti. Nggak heran jika dalam pelaksanaannya, tepi pantai atau danau menjadi tempat digelarnya ritual ini.

Tradisi Melasti. (Ceritabalidewata.blogspot)

Dalam memulai prosesi Melasti, setiap warga yang ikut arak-arakan biasanya berasal dari desa yang sama. Selain sesajian, perangkat-perangkat keramat peribadahan nggak ketinggalan pula dibawa. Perangkat-perangkat itu meliputi arca, pratima, dan pralingga yang diambil dari pura di wilayah masing-masing.

Melasti dipimpin oleh beberapa pemangku (pemuka agama). Setelah alat-alat diletakkan di sebuah meja yang membelakangi laut, para pemangku lantas berjalan mengelilingi warga.

Tradisi Melasti. (Murnis)

Selama berkeliling, mereka memercikkan air suci pada warga dan perangkat. Setelah memercikkan air, asap dupa ditebarkan pula ke udara.

Ritual ini kemudian dilanjutkan dengan panca sembah (persembahyangan). Para pemangku lalu membagikan air suci dan bija (beras yang dibasahi dengan air suci) pada anggota rombongan.

Tradisi Melasti. (Gudeg.net)

Bija ditempelkan ke dahi setiap orang, sementara air suci itu diminum. Supaya tertib dan khidmat, pelaksanaan Melasti dibantu pecalang (polisi adat). Ini juga membuat setiap desa lebih optimal dalam melakukan ritual.

Kamu yang kebetulan sedang berlibur di Bali tentu sayang untuk melewatkan ritual ini. Eh, tapi nggak cuma di Bali, lo, karena ritual tersebut juga digelar di seluruh Indonesia. (IB15/E03)