Makna di Balik Simbol Janur Kuning dalam Adat Jawa

Makna di Balik Simbol Janur Kuning dalam Adat Jawa
Janur kuning. (Vebma.com)

Bukan hanya sekadar penanda jalan, janur kuning juga punya makna dan simbol yang agung menurut adat jawa.

Inibaru.id – Janur kuning identik dengan pesta pernikahan. Yap, jika kamu tinggal di Jawa, Bali, atau Sunda, tentu bisa dengan mudah menemukan janur kuning saat ada perayaan. Tapi, perlu Sobat Millens tahu nih, pemakaian janur kuning itu ada maknanya lo.

janur. (matapelangi.wordpres.com)

Menurut Budayajawa.id, kata janur berasal dari bahasa Arab yang artinya cahaya dari surga sedangkan kata kuning diambil dari bahasa Jawa yang berarti suci.

Sama halnya dengan masyarakat Jawa yang mengartikan janur sebagai sejating nur yang berarti cahaya sejati. Dengan begitu, menurut mereka janur memiliki makna bahwa sejatinya manusia membutuhkan cahaya dari Tuhan Yang Maha Esa untuk dapat melihat jelas hal yang baik dan buruk.

Kembar mayang, simbol penyatuan dua individu dalam rumah tangga. (enambelasnovember.blogspot.com)

Nggak hanya itu Millens, dalam tradisi Jawa janur juga dianggap sebagai simbol kebahagiaan lo. Simbol kebahagiaan janur itu dibentuk beragam bentuk dan fungsi.

Misalnya, dibentuk bulat semacam bokor dan umbul-umbul yang berfungsi sebagai penanda atau petunjuk. Lalu, ada pula janur yang dirangkai menjadi kembar mayang, yaitu sepasang hiasan dekoratif yang dipajang di pelaminan.

Dalam upacara perkawinan adat Jawa, kembar mayang digunakan sejak prosesi midodareni sampai prosesi panggih. Hiasan dekoratif ini pun menjadi simbol penyatuan dua individu dalam kehidupan rumah tangga. Sementara warna keputih-putihan pada janur merupakan simbol doa agar cinta dan kasih sayang di antara mempelai selalu muda laksana janur.

Kalau di tempatmu, janur dibentuk menjadi apa saja Millens? Jawab di kolom komentar ya! (IB06/E05)