Permintaan Bocah-Bocah Gimbal sebelum Diruwat Ini Nggak Terduga

Permintaan Bocah-Bocah Gimbal sebelum Diruwat Ini Nggak Terduga
Seorang bocah gimbal akan dipotong rambutnya. (Inibaru.id/Mayang Istnaini)

Dari yang paling sederhana hingga nggak terduga, permintaan bocah berambut gimbal dipenuhi saat ritual Ruwat Rambut Gimbal di Dieng, Kabupaten Banjarnegara, Minggu (5/8/18).

Inibaru.id – Dalam prosesi Ruwat Rambut Gimbal di Dieng, bocah gimbal biasanya punya permintaan khusus. Permintaan itu harus dipenuhi sebelum rambut gimbalnya dipangkas, lo. Kalau nggak, mereka percaya rambut gimbal itu bakal tumbuh kembali.

Pada prosesi Ruwat Rambut Gimbal yang diselenggarakan di Komplek Candi Arjuna Dieng tahun ini, ada 12 bocah gimbal yang akan dipangkas rambutnya. Permintaan mereka pun bermacam-macam, mulai dari yang sederhana hingga nggak terduga.

Bocah gimbal diarak menuju lokasi ruwat. (Inibaru.id/Mayang Istnaini)

Zalia Sidarsoni, misalnya. Bocah gimbal asal Banjarnegara itu hanya meminta es krim rasa coklat, mangga, dan jeruk sebelum rambut gimbalnya dipangkas. Nggak ayal pengunjung dibuat terkekeh saat pewara menyampaikan permintaan sederhana itu.

Gerobak berisi barang permintaan para bocah gimbal. (Inibaru.id/Mayang Istnaini)

Begitu pun dengan Salwa Khairunnisa dari Wonosobo. Dia meminta dua bungkus permen dan kerupuk rambak sebagai syarat pemotongan rambut gimbalnya.

Kambing jantan permintaan salah seorang bocah gimbal. (Inibaru.id/Mayang Istnaini)

Ada yang remeh, ada pula yang cukup bikin geleng-geleng kepala. Salah satunya adalah permintaan dari Laela Handayani yang berasal dari Cikampek. Tanpa diduga pengunjung, gadis kecil tersebut meminta tablet dengan jenama terkenal untuk ngegim.

Nggak hanya itu, Laela juga meminta agar rambut gimbalnya dipangkas oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Penonton yang hadir pun segera riuh dengan suara tawa.

Ganjar Pranowo memotong rambut salah seorang bocah gimbal. (Inibaru.id/Putri Rachmawati)

Terus, ada pula Elsa Fitriani yang meminta kambing jantan besar dan dua bungkus besar roti kering. Wah, wah!

 

Yeah, seperti kata Ganjar Pranowo dalam sambutannya sebelum membuka acara, permintaan anak-anak itu memang seperti imajinasi yang belum tentu dimiliki orang dewasa.

"Ini menarik secara kultural,” ungkapnya.

Itu betul, Pak Ganjar! Anak-anak bakal selalu bertingkah laiknya anak-anak. Kalau ada di posisi anak-anak itu, kira-kira kamu pengin minta apa ya, Millens? Ha-ha. (Mayang Istnaini/E03)