Membaur bersama Kesenian Tradisional di Kampung Jurang Blimbing

Di tengah modernitas yang terus melaju, masih banyak warga yang antusias dengan pertunjukan kesenian tradisional. Salah satunya bisa ditemui di Kampung Jurang Blimbing, Semarang.

Membaur bersama Kesenian Tradisional di Kampung Jurang Blimbing
Penampilan Tari Gambyong. (Inibaru.id/ Mayang Istnaini)

Inibaru.id – Ada banyak cara untuk melewati waktu di akhir pekan. Salah satunya adalah menonton pertunjukan. Mulai dari pertunjukan musik, seni, hingga film.

Cara itu pula yang saya pilih untuk melewati akhir pekan belum lama ini. Saya memilih menonton pertunjukan kesenian tradisional. Kebetulan malam itu ada pertunjukan tradisional yang diadakan nggak jauh dari tempat tinggal saya.

Acara yang dikemas dengan tajuk Pasporia Jalimbing itu diadakan di Kampung Jurang Blimbing RW 4, Tembalang, Kota Semarang.

Penampilan Tari Kelinci oleh anak-anak Jurang Blimbing. (Inibaru.id/ Mayang Istnaini)

Acara itu memang nggak memiliki jadwal yang pasti, Millens. Tapi dalam satu tahun, minimal pasti ada dua hingga tiga kali pertunjukan semacam itu.

Meski acara dijadwalkan dimulai pukul 20.00, namun penonton yang didominasi oleh warga sekitar sudah ramai berdatangan sejak pukul 19.00.

Senang rasanya berada di antara warga-warga yang antusias menanti pertunjukan malam itu. Yap, masih banyak warga yang antusias menonton pertunjukan tradisional di tengah modernitas.

Oleh Warga untuk Warga

Pasporia Jalimbing dibuka dengan pertunjukan Tari Kelinci yang dibawakan oleh anak-anak PAUD. Tarian yang diwarnai kelucuan tingkah khas anak-anak itu nggak jarang mengundang gelak penonton.

Usai itu, pertunjukan dilanjutkan dengan penampilan Tari Kuda Lumping yang dibawakan oleh anak-anak lelaki usia SD. Tangan dan kaki mereka lincah memadukan gerak sambil memainkan properti kuda lumping.

Nggak ketinggalan penampilan Tari Mbok Jamu yang kembali oleh anak-anak PAUD. Semua anak yang terlibat dalam penampilan ketiga tarian itu merupakan warga Jurang Blimbing, lo. Wah, bakat mereka benar-benar tersalurkan sejak dini.

Belum selesai saya terpukau dengan penampilan anak-anak Jurang Blimbing, pertunjukan memasuki sajian utama. Yap, ketoprak.

Penampilan ketoprak oleh warga Jurang Blimbing. (Inibaru.id/ Mayang Istnaini)

Sebelum itu, Tari Gambyong hadir sebagai pembuka pertunjukan ketoprak. Uniknya, Tari Gambyong malam itu dibawakan oleh pemudi dan warga lanjut usia. Mereka sama-sama menari Gambyong dengan anggun dan gemulai. Apik!

Pasporia Jalimbing ditutup dengan pertunjukan ketoprak yang dimainkan oleh warga Jurang Blimbing. Lakon ketoprak malam itu bertajuk “Tombak Baru Kuping”.

Hm, pertunjukan malam itu benar-benar disajikan oleh warga dan untuk warga. Salut sekali rasanya. Akhir pekan saya pun berlalu tanpa sia-sia. Pertunjukan selanjutnya wajib hadir lagi nih. Ha-ha! (Mayang Istnaini/E05)