Kampung Parfum, Tempat Berbelanja Wewangian di Kota Semarang

Kampung Parfum, Tempat Berbelanja Wewangian di Kota Semarang
Kampung Parfum Semarang. (Jateng Daily/ UGL)

Di Semarang ada toko parfum yang berjajar banyak sekali. Nggak heran jika kawasan di Kauman Kelurahan Bangunharjo, Kecamatan Semarang Tengah itu disebut Kampung Parfum. 

Inibaru.id - Kamu ada di Semarang dan berencana akan membeli parfum untuk diri sendiri atau orang lain? Nggak usah bingung-bingung harus kemana menuju, karena di Semarang ada Kampung Parfum.

Kenapa disebut demikian? Itu karena di sana ada banyak toko parfum berjajar. Jadi, jika kamu nggak puas beli di satu toko, beralihlah ke toko sebelahnya.

Kampung parfum ini ada di kawasan Kauman tepatnya di Kelurahan Bangunharjo, Kecamatan Semarang Tengah. Kamu yang terbiasa melintas daerah itu pasti tahu karena selalu mencium wewangian parfum di sepanjang jalan.

Kawasan dengan banyak toko parfum ini sudah lama ada di Semarang, lo. Salah satu toko parfum tertua di sana adalah Toko Ridwan Parfum.  Darmi, pemilik toko tersebut menjelaskan bahwa tokonya itu dibuka kali pertama oleh mendiang suaminya pada 1997.

“Dulu suami saya terhitung pelopornya. Dia pernah bekerja di toko milik orang sebelumnya dan ketika berhenti memutuskan untuk membuka toko ini,” ucap Darmi pada Selasa (23/8/2022).

Waktu awal menjual parfum, toko Darmi langsung ramai pembeli. Bahkan, pelanggan nggak hanya dari dalam Kota Semarang saja tapi juga dari Sumatra dan Kalimantan.

Di Kampung Parfum Semarang, banyak toko penjual wewangian. (Ayo Semarang/Vedyana)
Di Kampung Parfum Semarang, banyak toko penjual wewangian. (Ayo Semarang/Vedyana)

Nah, larisnya Toko Ridwan Parfum menjadi inspirasi bagi orang lain untuk membuka toko dengan dagangan sejenis. Lalu, di kawasan Kauman bermunculan toko-toko parfum lainnya. Salah satunya adalah Toko Harum Wangi yang dikelola oleh Guntur.

Beda dengan Toko Ridwan Parfum yang legendaris karena sudah eksis sejak zaman Orde Baru, Harum Wangi baru dibuka pada 2013 atau belum genap berusia 10 tahun.

“Saya pemain baru. Kalau yang saya ingat, toko parfum di kawasan ini mulai ada sejak 1992. Toko saya dulunya itu konter pulsa,” cerita Guntur yang merupakan warga asli Kauman.

Di tokonya,  Guntur nggak hanya menjual parfum eceran. Yang datang ke sana juga banyak yang mencari bibit parfum dengan ukuran besar untuk dijual lagi di tempat lain.

Nggak perlu khawatir dengan harga mahal jika beli parfum di kampung parfum ya, Millens! Meski cukup bervariasi, kamu masih bisa mendapatkan parfum dengan harga jual Rp 1.500 per milliliter. Nah, yang diimpor langsung dari Arab Saudi harganya tergolong tinggi yaitu Rp 15 ribu per mililiter.

Stok parfum di rumah aman atau sudah tiris nih, Millens? Jika sudah waktunya untuk restok, cobalah datang ke Kampung Parfum Semarang! (Sol/IB09/E10)