Jadi Simbol Keberuntungan dan Kebahagiaan, Batik Parang Grompol Dipakai saat Siraman

Jadi Simbol Keberuntungan dan Kebahagiaan, Batik Parang Grompol Dipakai saat Siraman
Batik motif grompol. (Pinterest)

Coraknya unik dengan motif yang begitu padat dan sesuai dengan pakem, itulah Parang Grompol. Kain batik yang biasa dikenakan ibu dari mempelai perempuan saat siraman ini sungguh indah!

Inibaru.id - Yogyakarta memiliki sejumlah motif batik yang biasa digunakan untuk acara pernikahan. Sido asih, sido mukti, dan truntum adalah motif-motif yang sering digunakan dalam acara ini. Selain ketiga motif tersebut, ada pula motif lain yakni Parang Grompol.

Grompol berarti berkumpul. Kata ini disimbolkan lewat bunga atau buah yang digambar secara berdekatan sehingga nggak menyisakan terlalu banyak ruang. Bentuk buah atau bunga ini juga nggak boleh sembarangan, lo.

Batik motif Grompol Bunga. (Wargajogja)

Pada batik dengan corak bunga, kamu akan menjumpai empat tajuk dan satu putik. Sementara itu pada motif buah, kamu bakal melihat motif segi empat dan  empat pasang cecek tiga. Buah ini menjadi simbol harapan manusia agar dilindungi Yang Maha Kuasa dari segala penjuru mata angin.

Pada sesi siraman menjelang pernikahan, batik grompol biasanya dipakai oleh ibu calon pengantin putri. Dengan menggunakan batik ini, harapan sang ibu agar putrinya kelak menjalani pernikahan yang membahagiakan terwujud.

Batik grompol dikenakan orang tua mempelai pada saat siraman. (Batikbumi)

Batik parang grompol juga menjadi simbol harapan agar sang pengantin senantiasa diberikan kelancaran rezeki.

Hm, makna batik parang grompol ternyata nggak kalah indah dibandingkan batik-batik lain kan? Kamu yang berencana menikah, nggak ada salahnya, lo, memilih batik ini saja.

Batik grompol. (Poetry-visitjogja.blogspot)

Eh, sebelum menggunakannya, sesuaikan pula dengan warna pelaminanmu ya. Hasil foto acara pernikahanmu tentu bakal makin keren jika kamu bisa memilih warna dan latar belakang yang pas.

Sebelum mengenakan batik ini, pastikan juga kamu sudah punya pasangan ya! Ha-ha. (IB06/E03)