Putar-Putar Gasing, Mainan Tradisional yang Ikuti Perkembangan Zaman

Dari kayu hingga baja, kamu bisa memilih gasing mana yang paling kamu suka. Ya, sebagai mainan yang usianya sudah mencapai ribuan tahun, gasing mampu bertahan, bahkan berkembang mengikuti perkembangan zaman.

Putar-Putar Gasing, Mainan Tradisional yang Ikuti Perkembangan Zaman
Bentuknya unik ya? (Shopify)

Inibaru.id – Bagi sebagian orang, permainan tradisional menjadi bagian dari kenangan manis masa kecil. Dengan alat-alat yang sederhana, momen seru bersama teman menjadi waktu yang nggak terlupakan. Mungkin, salah satu mainan sederhana yang hingga kini bisa membangkitkan memorimu adalah gasing.

Mainan ini punya istilah yang berbeda di setiap daerah. Di Jawa Tengah dan Yogyakarta, anak-anak menyebutnya gangsingan. Menggunakan bahan baku berupa kayu bambu, mainan yang memiliki poros ini bisa diputar usai dilepaskan dengan tali. Selain gangsingan yang terbuat dari bambu, ada pula gasing yang terbuat dari kayu pathon.

Baca Juga:
Gasing Sudah Jadi Mainan Tradisional Anak Nusantara Sebelum Indonesia Merdeka
Nggak Hanya dari Bambu, Gasing Terbuat dari Jenis-Jenis Kayu Ini Juga, lo!

O ya, tali yang digunakan bukan sembarang tali ya, Millens. Ada yang memilih menggunakan tali dari nilon, ada pula yang menggunakan kulit pohon. Panjang tali biasanya disesuaikan pula dengan panjang lengan si pemain.

Jadi, kalau kamu mau memainkannya, panjang-pendeknya tali bisa diatur di badan gasing. Tempat paling pas untuk memainkan benda ini adalah permukaan yang datar.

https://cdn.pixabay.com/photo/2015/06/10/02/19/spin-toy-804322_960_720.jpg

Gasing modern memiliki aneka corak yang menarik. (Pixabay)

Seiring dengan berkembangnya zaman, gasing nggak hanya dibuat dari bambu. Pelbagai perusahaan mainan mengembangkan gasing berbahan plastik dengan alat pemutar yang lebih praktis. Harganya tentu juga lebih mahal.

Jika gasing bambu biasanya dijual sekitar Rp 5.000-Rp 10.000, gasing modern bisa dijual dengan harga sekitar Rp 25 ribu hingga Rp 800 ribu, lo. Ckckck! Bahan yang digunakan pun bervariasi dari plastik hingga baja ringan.

Baca Juga:
Bukan Semata Mainan, Gasing Juga Ajarkan Filosofi Hidup yang Mendalam
Latih Keterampilan Motorik Anak, Beginilah Cara Bermain Gasing!

Hm, semua tentu kembali pada kebutuhan masing-masing. Bersenang-senang nggak harus mahal, jadi nggak ada salahnya kalau kamu lebih suka menggunakan gasing bambu.

Dengan membeli gasing bambu, kamu juga berkontribusi pada para pengrajin mainan tradisional kok. Selain gasing, kira-kira mainan tradisional apa lagi yang pengin kamu beli nih? (IB06/E03)