Menyoal Tujuan dan Keteraturan Hidup lewat Permainan Engklek

Sebagai salah satu permainan tradisional, engklek memiliki beberapa filosofi yang mendalam. Filosofi ini bisa kamu jadikan pelajaran bahkan prinsip kehidupan. Apa saja nilai-nilai penting dalam permainan ini?

Menyoal Tujuan dan Keteraturan Hidup lewat Permainan Engklek
Keteraturan menjadi salah satu filosofi dalam permainan engklek. (Envato)

Inibaru.id – Sudah bukan rahasia jika permainan tradisional nggak kalah seru dibandingkan permainan modern. Namun, lebih dari itu, permainan tradisional menyimpan filosofi kehidupan yang bisa kamu terapkan, lo. Salah satu permainan tradisional yang memiliki filosofi adalah engklek.

Seperti kebanyakan mainan tradisional, alat yang dibutuhkan untuk memainkan engklek sangatlah sederhana. Dengan menggambar beberapa kotak persegi di tanah, kamu bisa memulai permainan dengan memanfaatkan kereweng (pecahan tembikar).

Meski permainan ini sekilas hanya tampak sebagai latihan menjaga keseimbangan, engklek merupakan gambaran dari usaha manusia. Untuk mencapai tujuannya, manusia perlu melakukan kerja keras.

https://s3.envato.com/files/247513844/preview.jpg

Selain keteraturan, engklek juga mengajarkan pentingnya bekerja sama. (Envato)

Dari sekian banyaknya tujuan, memiliki rumah yang nyaman adalah salah satunya. Nah, kotak-kotak di permainan inilah yang menjadi simbol dari rumah yang dimenangkan pemain.

Selain rumah yang nyaman, kita tentu juga mendambakan kekuasaan. Untuk mendapatkannya, kita perlu meraihnya tanpa menabrak nilai dan norma masyarakat, karena itu akan menyulitkan kita sendiri. Inilah filosofi permainan yang juga dikenal sebagai sunda manda itu.

Kesuksesan ini digambarkan oleh banyaknya kotak yang bisa didapatkan si pemain. Semakin banyak kotak yang menjadi miliknya, semakin jarang pula dia melompat. Semakin jarang dia melompat (mendapat rintangan), semakin mudah pula permainan (kehidupan) dimenangkannya.

Bermain engklek, mengingat masa lalu. (Twitter)

Hm, mengetahui filosofi engklek, jadi bikin merenung, nih. Sudahkah kamu melakukan usaha terbaikmu dengan menaati semua aturan?

Jangan sampai, karena keinginan berkuasa, kamu memilih melakukan cara-cara yang salah ya, Millens! Yakinlah, usaha nggak mengkhianati hasil! (IB15/E03)