Dhahar Kembul, Tradisi Makan Bersama Bikin Makin Intim

Pernah lihat pengantin suap-suapan di pelaminan? Ternyata ada maknanya, lo. Yuk, simak ulasannya.

Dhahar Kembul, Tradisi Makan Bersama Bikin Makin Intim
Menu yang biasa disajikan saat dhahar kembul. (cookpad.com)

Inibaru.id – Dalam rangkaian upacara pernikahan, ada yang namanya dhahar kembul. Itu, lo suap-suapan sepasang pengantin. Dalam bahasa Jawa dhahar artinya makan, sementara kembul artinya bersama.

Hidangan yang biasa disajikan saat dahar kembul terdiri dari sayuran gudangan, nasi, dan lauk. Lauk ini diantaranya telur dadar, kedelai goreng, rempeyek, kerupuk, tempe goreng, ayam goreng, abon, dan pindang antep atau hati ayam kampung yang dipindang.

Pengantin saling menyuapi sambil duduk di pelaminan. (fotokita.net)

Pengantin laki-laki yang mendapat giliran pertama untuk menyuapi. Pada pelaksanaannya, pengantin pria menyuapkan nasi dan lauk menggunakan tangan kosong. Kemudian dilanjutkan dengan pengantin perempuan. Namun, kini sendok lebih sering digunakan untuk ritual dhahar kembul.

Nah, makna dari interaksi ini adalah harapan bahwa pasangan tersebut akan menikmati hidup bahagia bersama. Selain itu, pasangan pengantin diharapkan mampu bekerja sama dalam membina rumah tangga.

Hidangan yang disajikan nggak hanya asal pilih, Millens. Masing-masing memiliki makna untuk pernikahan. Kacang panjang jadi simbol panjangnya kasih sayang pengantin. Harapan akan rejeki dan makanan yang melimpah disimbolkan oleh lauk pauk dan sayur yang beragam. Lauk pindang hati memiliki makna kemantapan hati pengantin dalam memilih pasangan dan berumah tangga.

Bukan hanya untuk prosesi pernikahan, dhahar kembul juga diterapkan dalam kegiatan makan sehari-hari. Untuk meningkatkan rasa kebersamaan dan keakraban, kembulan dilakukan bersama keluarga atau teman. Komunikasi jadi lebih intim dengan posisi duduk yang rapat.

Makan beramai-ramai juga meningkatkan nafsu makan. (hipwee.com)

Wah, jadi lapar deh. Eh tapi kamu kapan dhahar kembul di pelaminan? He-he (MG13/E05)