Batara Wisnu, Tokoh Wayang yang Jadi Simbol Keadilan dan Keabadian

Batara Wisnu, Tokoh Wayang yang Jadi Simbol Keadilan dan Keabadian
Batara Wisnu. (Cirebon-site.blogspot)

Batara Wisnu adalah salah satu dewa tersakti dalam cerita pewayangan. Selain bisa berubah wujud, tokoh ini punya beberapa kesaktian yang mungkin bikin kamu kagum. Hm, apa saja kesaktian tokoh ini?

Inibaru.id – Bicara tentang wayang Jawa Tengah, sebagian orang mungkin akan teringat Pandawa dan Punakawan. Selain tokoh-tokoh tersebut, ada tokoh lain yang nggak kalah hebat dari mereka yaitu Batara Wisnu. Kamu yang menggemari wayang tentu nggak asing dengan tokoh ini.

Batara Wisnu adalah anak dari Sang Hyang Manikmaya dan Dewi Umayi. Sebagai anak raja Tribuana, Batara Wisnu bukanlah putra mahkota satu-satunya.

Dia memiliki lima saudara, yaitu Batara Sambo, Batara Brahma, Batara Indra, Batara Bayu, dan Batara Kala. Fisiknya yang hitam menjadi simbol keabadian. Dalam mitologi Jawa, Batara Wisnu juga menjadi Dewa Keadilan dan Kesejahteraan.

Sebagai dewa, Batara Wisnu beberapa kali memerangi musuhnya dengan menjelma sebagai sosok lain. Ketika berhadapan dengan raksasa Hargragiwa yang mencuri kitab Weda, dia menjelma sebagai Matswa (ikan). Ketika berhadapan dengan Prabu Hiranyakasipu, dia menjadi Narasingha (manusia berkepala harimau). Wah, sakti ya!

Nggak hanya bisa berubah wujud, Batara Wisnu juga bisa menghidupkan orang mati. Riwayat Batara Wisnu dengan pasangannya terdiri atas beberapa versi. Ada versi yang menyebutkan dirinya menikah dengan Dewi Setyabama. ada pula yang menyebutkan dia memiliki tiga istri, yakni Dewi Sri Widowati, Dewi Pratiwi, dan Dewi Siti Sundari. Dari ketiga permaisurinya, Batara Wisnu memiliki 18 anak.

Hm, Batara Wisnu ternyata nggak kalah sakti dengan Dewa Thor dalam mitologi Yunani kan? Selain tokoh ini, tokoh wayang mana lagi yang jadi favoritmu, Millens? (IB15/E03)