Barapen, Tradisi Tertua Masyarakat Papua

Barapen merupakan tradisi memasak secara besar-besaran dengan menggunakan batu yang dibakar. Mengajarkan tentang arti kebersamaan, Barapen menjadi tradisi unik yang masih dilakukan turun menurun oleh masyarakat Papua.

Barapen, Tradisi Tertua Masyarakat Papua
Tradisi Barapen. (ublik.id)

Inibaru.idDi Indonesia bagian timur, terdapat salah satu tradisi yang masih dilakukan hingga kini, yakni Barapen atau disebut juga dengan tradisi bakar batu. Seperti apa sih keseruan tradisi ini?

Tradisi yang berasal dari “Tanah Mutiara Hitam” ini berupa tradisi memasak secara besar-besaran dengan menggunakan batu yang dibakar. Perlu kamu tahu, tradisi barapen ini merupakan tradisi tertua yang ada di Papua. Masak besar ini menjadi simbol persaudaraan dan rasa syukur atas berkat yang melimpah.

Selain itu, Barapen juga dilakukan untuk menyambut tamu penting atau sebagai bagian upacara pernikahan. Tradisi ini umumnya dilakukan oleh suku pedalaman atau pegunungan seperti di Wamena, Jaya Wijaya, dan Nabire.

Cara Masak Unik dengan Batu

Umbi-umbian dan sayur-sayuran yang dimasak di atas batu panas. (ublik.id)

Ublik.id (13/4/2018), menulis proses memasak dengan batu ini. Pertama yakni memilih batu yang tahan panas, lalu batu yang telah dipilih dimasukkan ke dalam lubang yang telah dibuat. Batu-batu disusun kemudian dibakar menggunakan api.

Setelah batu-batu tersebut dibakar kemudian dilapisi dengan daun pisang sebagai alas. Alas ini untuk meletakan bahan makanan yang akan dimasak supaya nggak kotor terkena debu atau tanah. Biasanya bahan makanan yang digunakan untuk Barapen adalah daging, umbi dan sayur-sayuran.

Memasak dengan cara ini membutuhkan waktu yang lama. Nah, sambil menunggu makanan matang, masyarakat setempat akan menari dengan iringan lagu daerah.

Lagu-lagu yang dinyanyikan biasanya lagu yang menceritakan semangat juang nenek moyang yang nggak kenal lelah berburu makanan. Selain semakin merekatkan persaudaraan, menari dan menyanyi juga dapat membuat masyarakat lebih mencintai daerah mereka.

Tradisi Barapen ini merupakan tradisi yang ditunggu-tunggu oleh masyarakat. Bahkan, masyarakat rela meninggalkan pekerjaan di ladang untuk berpartisipasi dalam acara tersebut. Nggak hanya itu, Millens. Mereka juga nggak keberatan lo ikut membiayai Barapen.

Nah, tentunya bagi wisatawan tradisi ini memiliki daya tarik. Setiap kali Barapen diadakan, mereka bakal datang dan menyaksikan jalannya acara. Eits, mereka nggak hanya turis lokal lo. Ada juga turis asing yang menyaksikan dan merekam. Wah, bisa banget ya menjadi destinasi wisata di Papua. Kamu kapan nih menyaksikan Barapen di Papua? (IB12/E05)