Alat Musik Tradisional Jawa Tengah, Kamu Bisa Mainkan yang Mana, Nih?

Alat Musik Tradisional Jawa Tengah, Kamu Bisa Mainkan yang Mana, Nih?
Gamelan, alat musik tradisional Jawa Tengah. (Flickr/Seika)

Nggak sekadar gamelan, ada banyak jenis alat musik tradisional Jawa Tengah yang asyik dan bisa kamu mainkan, lo, Millens. Penasaran nggak apa saja alat-alat musik itu?

Inibaru.id – Kalau membahas tentang alat musik tradisional, di Indonesia jumlahnya cukup beragam. Di setiap provinsi, bisa jadi ada alat musik tradisional yang khas dan berbeda dengan daerah lainnya. Hal ini juga berlaku untuk Jawa Tengah, lo.

Hm, jadi penasaran ya, Millens. Kira-kira apa saja ya alat musik tradisional yang berasal dari Provinsi Jawa Tengah. Hm, apa saja, ya?

1.       Kendang

Kendang. (Hanyaberbagi/Putra Faralan)
Kendang. (Hanyaberbagi/Putra Faralan)

Alat musik tradisional Jawa Tengah pertama yang bakal kita bahas adalah kendang. Kalau kamu penasaran dengan seperti apa itu kendang, alat musik ini sebenarnya sama dengan gendang. Kalau yang ini pasti kamu sudah tahu, ya? Maklum, di hampir semua acara musik dangdut, keroncong, campursari, dan musik-musik tradisional lainnya, kendang biasanya juga dipakai.

Sebenarnya, kendang adalah salah satu bagian dari gamelan, alat musik khas Jawa. Fungsinya adalah mengendalikan irama atau tempo. Cara memainkannya adalah dengan ditepuk memakai telapak tangan.

Nah, bahan kendang yang ditepuk adalah kulit kerbau. Kalau kayu yang dipakai untuk membuat tabungnya adalah kayu cempedak atau dari batang kelapa. Sementara itu, tali yang mengikat kulit kerbaunya adaah tali rotan kayu nangka.

2.       Suling

Suling. (Nagasepaha-buleleng.desa.id/)
Suling. (Nagasepaha-buleleng.desa.id/)

Mirip-mirip dengan gendang atau kendang, suling juga cukup terkenal. Apalagi, alat musik ini juga kini dipakai di berbagai jenis musik, baik itu tradisional ataupun modern.

Suling tradisional yang khas dari Jawa Tengah ini biasanya terbuat dari bambu. Kalau suling modern, kini sudah banyak yang memakai bahan-bahan logam seperti tembaga. Meski begitu, cara memainkan kedua jenis suling ini sama, yakni dengan ditiup.

Di batang suling juga ada lubang-lubang yang bisa dibuka atau ditutup untuk menghasilkan suara yang diinginkan. Alunan suling biasanya terdengar sangat merdu dan menenangkan hati.

3.       Gong

Gong. (Flickr/

Giovanni Prestige)
Gong. (Flickr/ Giovanni Prestige)

Yang menarik dari gong adalah, alat musik ini sering dipakai sendirian di acara-acara resmi, baik itu yang diadakan oleh pemerintah atau swasta. Biasanya, sih, gong dipukul untuk menandakan sesuatu sudah resmi, sah, atau dimulai.

Gong termasuk dalam instrumen yang dipakai dalam gamelan. Alat musik ini memang jarang dipukul jika dibandingkan dengan alat musik lainnya karena bunyinya yang berupa dengungan dengan nada rendah. Meski terlihat mudah dimainkan, alat ini sangat penting untuk menjaga tempo lagu, lo, Millens.

Ukuran gong tergolong termasuk besar. Terbuat dari logam, gong biasanya digantung dengan tali yang dipasang pada semacam penyangga.

4.       Siter

Siter. (sonat1khetran.blogspot)
Siter. (sonat1khetran.blogspot)

Sebenarnya, siter nggak hanya dikenal sebagai alat musik khas Jawa Barat, melainkan juga Jawa Tengah. Nah, alat musik yang dipetik dengan ibu jari ini memiliki panjang sekitar 30 cm dan berbentuk seperti kotak. Hm, sepertinya menarik untuk dimainkan, ya?

Dari semua alat musik tradisional Jawa Tengah ini, mana nih yang bisa kamu mainkan, Millens? (Det/IB09/E05)