Tiga Tari Tradisional Cilacap Bikin Hatimu Kebat-kebit

Cilacap, Jawa Tengah kaya seni tari tradisional. Beberapa di antaranya merupakan Jawa dan Sunda. Cekidot tarian apa saja!

Tiga Tari Tradisional Cilacap Bikin Hatimu Kebat-kebit
Tari Jalungmas (radarbanyumas.co.id)

Inibaru.id – Cilacap merupakan salah satu kabupaten di Jawa Tengah yang berbatasan langsung dengan Jawa Barat. Dari letak geografisnya, kabupaten ini menjadi tempat pertemuan dua kultur berbeda, yaitu Jawa dan Sunda.

Berbicara soal budaya, kebudayaan di Cilacap ini memiliki ciri yang unik, lo. Kesenian-kesenian tradisional di Cilacap kerap memadukan unsur budaya Jawa dan Sunda. Salah satu perpaduan kebudayaan itu bisa kita lihat di seni tari tradisional Cilacap. Yuk, kita lihat tarian-tarian tradisional dari kota bercahaya ini!

Tari Jalungmas

Tari Jalungmas (Twitter/@pras_prayogi)

Nama tarian ini merupakan akronim dari Jaipong Calung Banyumas. Dari namanya saja kita sudah bisa menebak bahwa tarian ini merupakan perpaduan antara tari jaipong khas Sunda dengan musik calung dari Banyumas.

Koreografer tari klasik dan mantan guru tari SMP 1 Cilacap Tiek Entarti bercerita dalam citranews.com (18/01/2018), Tari Jalungmas dibuat dan dipopulerkan pada 1993. Menkopolkam (waktu itu) Susilo Sudarman meminta Dinas Pendidikan membuat tarian khas Cilacap untuk dipentaskan di Balai Sidang Senayan, Jakarta pada  acara Paguyuban Serulingmas se-Jabodetabek. Dari permintaan tersebut, Tiek menjelaskan bahwa tarian yang dia ciptakan belum punya nama. Menjelang pentas, tarian itu diberi nama Tari Jalungmas.

Tari jalungmas ini menitik beratkan pada dua aspek penggarapan, yaitu gerak tari yang mengadopsi dari gaya tari jaipong dan gending tradisional gaya Banyumas yang disajikan dengan aspek gamelan calung Banyumas.

Sejak Tari Jalungmas populer, tarian ini sering ditampilkan pada hari jadi Kabupaten Cilacap. Terakhir kali pada 26-28 Januari 2018, Sodong Culture Symphony juga menggelar acara pentas Tari Jalungmas di Pantai Sodong Adipala.

Tari Kuda Lumping (Tari Ebeg)

tari kuda lumping (negerikuindonesia.com)

Tari Kuda Lumping (negerikuindonesia.com)

Kuda lumping atau biasa disebut ebeg ini merupakan seni tari tradisional yang sangat populer dan dimiliki oleh hampir seluruh daerah di Jawa, khususnya Jawa Tengah. Tarian ini menggunakan kuda kepang yang terbuat dari anyaman bambu atau bahan lainnya sebagai properti untuk menari.

Tarian Kuda Lumping menceritakan tentang kegagahan prajurit berkuda. Nggak jarang tari ini dibumbui adegan kesurupan dan atraksi ekstrem seperti memakan beling dan uji kekebalan dari deraan pecut.

Melansir kudalumpingcilacap.blogspot.co.id (04/05/2017), kuda lumping menampilkan empat fragmen tarian, yaitu dua kali Tari Buto Lawas, Tari Senterewe, dan Tari Begon Putri. Fragmen Tari Buto Lawas biasanya dilakukan oleh 4-6 penari putra. Di dalam fragmen inilah terjadi adegan kesurupan dan atraksi ekstrem dilakukan.

Fragmen selanjutnya, penari pria dan wanita bergabung membawakan Tari Senterewe. Lalu pada fragmen terakhir, dengan gerakan-gerakan yang lebih santai, enam orang wanita membawakan Tari Begon Putri, yang merupakan tarian penutup dari seluruh rangkaian atraksi Tari Kuda Lumping.

Tari Megat-megot

tari megat megot (youtube.com)

Tari Megat-megot (youtube.com)

Dari namanya saja kita bisa membayangkan bagaimana gerakan tarian ini. Yap! Tarian ini didominasi oleh gerak geol (pantat), gerak bahu, dan gerak anggota tubuh dengan tempo yang cepat. Megat-megot merupakan jenis tari pergaulan sebagaimana kebanyakan tarian yang ada di Keresidenan Banyumas (Purbalingga, Banyumas, Cilacap, Banjarnegara).

Melansir laman gpswisataindonesia.info (11/06/2017), kostum yang digunakan dalam tarian ini yaitu kostum bermotif batik yang cukup ketat dengan bawahan rok span dan atasan berbentuk baju tanpa lengan. Tata rias wajah pada tarian ini menggunakan tata rias korektif yaitu tata rias yang tidak berlebihan, natural, dan sederhana namun dapat memberi kesan elegan dan cantik.

Yang menarik dari tarian ini adalah gerakan-gerakan yang unik, seperti gerakan chibi-chibi dan gerakan seperti goyang itik. Siapa pun yang melihatnya pasti akan dibuat tersenyum geli. Gerakan tarian ini menggambarkan keceriaan dan kegembiraan sehingga nggak heran kalau gerakannya sanat dinamis dengan tempo lumayan cepat.

Sama seperti Tari Jalungmas, Tari Megat-megot juga diiringi oleh alat musik calung dan nyanyian dari sinden. Tarian ini juga sering dibawakan dalam peringatan hari jadi Kabupaten Cilacap.

Nah, tarian asal Cilacap ini unik-unik, bukan? Ketiga tarian itu membawa efek kebahagiaan bagi penonton setelah melihatnya. Semoga kamu bisa melihat secara langsung tarian-tarian itu, ya. (IB13/E02)