Teks Judul Berita Palsu

Screencapture berita Metro TV berjudul Massa Aksi 112 Pukuli Wartawan Metro TV hingga Sakaratul Maut dengan Indra Maulana sebagai presenternya adalah hoax.

Teks Judul Berita Palsu
1k
View
Komentar

inibaru.id - Pasca aksi bela Islam 112, viral berita mengenai wartawan dari beberapa media mainstream yang diperlakukan dengan tidak baik oleh para peserta aksi. Dan seperti biasa, lagi-lagi muncul berita hoax yang dibuat oleh oknum-oknum yang memiliki kepentingan tertentu terkait kejadian tersebut.

Oknum-oknum tersebut seakan membaca momentum yang tepat untuk membakar emosi para netizen dengan tujuan mengadu domba. Itu sebabnya, dalam hal ini, mayarakat dituntut untuk kritis, tak mudah terpancing emosi dan bijak dalam merespon tiap berita yang beredar dan dikonsumsi.

Selain dari situs abal-abal, berita hoax kerap kali muncul dengan “menebeng” berita media-media mainstream. Maksudnya, berita dari media mainstream acap kali tak lolos dari “pelintiran” segelintir oknum. Biasanya oknum tak bertanggung jawab ini “bermain” dengan screencapture dari siaran berita yang telah dirilis media mainstream. Sebagai contoh, yang akhir-akhir ini beritanya sering dipelintir adalah Metro TV.

Baca juga:
Tak Hanya Metro TV, Koran TEMPO pun Jadi Sasaran Berita Palsu
Lebih dari 90% Penyebaran Berita Hoax lewat Medsos

Coba perhatikan gambar berikut.

Jika para netizen kritis dan mau kroscek gambar tersebut, screencapture berita Metro TV dengan Indra Maulana sebagai presenternya adalah hoax. Hal itu bisa dianalisa dari beberapa hal. Pertama, running text pada gambar itu memuat berita yang sama dengan judul headline berita di atas running text terkait aksi massa 112 yang menyerang wartawan Metro TV.

Padahal, running text yang keluar saat presenter memberi prolog untuk berita yang akan disiarkan tak pernah memuat berita yang sama dengan berita yang akan disiarkan. Informasi yang tampil pada running text biasanya informasi di luar berita yang akan disiarkan.

Kedua, jika ditelusuri, maka kita akan menemukan sebuah klip yang sangat identik dengan gambar tersebut. Dan rupanya, gambar presenter Indra Maulana ini sudah beberapa kali diedit dengan teks berita yang beragam. Teks judul berita karangan oknum tak bertanggung jawab itu dibuat untuk mengecoh para netizen.

Ini beberapa postingan yang beredar di dunia maya dengan screencapture klip yang identik.

Seperti yang bisa Anda lihat pada gambar tersebut. Screencapture klip berita yang dibawakan oleh Indra Maulana sudah beberapa kali diedit. Seperti berita dengan teks editan berbunyi “Surya Paloh Nyaris Tertembak Di Filipina” (gambar kanan atas). Berita hoax tersebut diviralkan sekitar Mei 2016. Sementara gambar satunya, dengan teks editan “Indonesia Kalahkan Thailand 2-0 di Final” (gambar kiri atas), diviralkan saat ramai-ramainya AFF sekitar Desember 2016.

Baca juga:
Kemendagri Pastikan Material e-KTP Kamboja Asli, Cuma..
Indonesia Diharapkan Mandiri Bikin Satelit


Padahal, sebagai catatan, presenter program berita “Metro Hari Ini” ini sudah tak lagi bekerja untuk Metro TV. Indra Maulana sendiri saat ini menjadi pembawa acara berita di CNN Indonesia sejak 2015. Itu artinya semua berita yang keluar dengan gambar Indra Maulana masih sebagai presenter Metro TV setelah 2015 adalah hoax.

Sampai saat ini memang belum diketahui apa motif beberapa oknum mengubah judul berita dengan klip yang identik itu. Tapi yang jelas, tugas kita sebagai netizen yang cerdas adalah tak buru-buru merespon berita-berita yang keluar dengan emosi. Kita harus kritis dan tak malas untuk kroscek, mencari kebenaran beritanya. (IP)