Ponsel Layar Lipat (Mungkin) Bakal Jadi Tren Ponsel Pintar Mendatang

Hadir dengan desain unik, vendor smartphone berlomba-lomba mendapatkan hak patennya. Salah satunya Oppo. Berikut ulasannya.

Ponsel Layar Lipat (Mungkin) Bakal Jadi Tren Ponsel Pintar Mendatang
Smartphone layar lipat. (androidpolice.com)

Inibaru.id –  Setelah Motorola meraih paten smartphone layar lipatnya pada pertengahan Juni lalu, Oppo juga turut menciptakan perangkat dengan desain unik tersebut. Selain itu, vendor smartphone lain juga disebut tengah mengembangkan teknologi yang sama dalam produk terbarunya seperti Huawei, LG, dan Apple.

Sebelumnya, konsep menarik ini kali pertama dibesut oleh perusahaan Samsung. Konsep desain ponsel pintar layar lipat memang menarik untuk diciptakan. Inilah yang membuat perusahaan-perusahaan ponsel berlomba-lomba mendapatkan hak patennya.

Seperti  ditulis Kompas.com, Rabu (4/7/2018), pada 22 Maret 2018 lalu, Oppo disebut telah mengajukan paten ke Organisasi Kekayaan Intelektual Dunia (WIPO) untuk mekanisme rotasi atau pemutar dan sambungan layar yang bisa dilipat.

Selain itu, pada pengajuan kedua, Oppo juga melengkapi paten kedua yang berisikan perakitan engsel, mekanisme rotasi, dan sambungan bergerak yang bisa dilipat.

Memanfaatkan waktu berbulan-bulan untuk menunggu hasil pengajuannya, Oppo segera mengajukan hak paten publikasi lebih awal. Alasannya, karena paten serupa juga telah digunakan di wilayah Tiongkok sehingga vendor yang baru saja meluncurkan Find X ini nggak mau kalau paten miliknya digunakan oleh pihak lain dan mendapatkan popularitasnya.

Let’s Go Digital melaporkan, ada tiga skema model smartphone lipat yang dipatenkan. Salah satu dari smartphone lipatnya ini memiliki satu layar fleksibel dengan ukuran besar. Sementara, ukuran mekanisme lipatannya seperti buku dengan layar berada di sisi luar. Bila dilihat, konsep ini lebih mirip paten yang diajukan Huawei, hanya arahnya saja yang nggak sama.

Pada 22 Februari 2018 lalu, Oppo sempat membuat paten yang berisikan penggunaan tiga panel layar. Bentuknya memiliki salah satu layar yang lebih besar jika dibandingkan dengan dua lainnya. Dengan begitu, untuk menghasilkan ukuran layar yang makin besar, pengguna harus melipatnya dua kali.

Komponen-komponen kecil seperti modul kamera akan disematkan pada bagian layar pertama. Sementara, mikrofon dan speaker terintegrasi di layar ketiga. Setiap panelnya juga akan memiliki magnet untuk menjaga ketiga layar tetap bertahan dalam satu lipatan.

Dengan ini, besar kemungkinan smartphone layar lipat memang akan menjadi tren ponsel pintar pada waktu mendatang. Bahkan, kabar terbaru mengatakan, konon raksasa ponsel pintar Samsung akan merilis smartphone layar lipatnya pada akhir tahun ini. Wah! (IB07/E03)