Kemenkominfo Surati Facebook untuk Kali Kedua

Hingga hari ini hasil audit data pengguna Facebook Indonesia belum diterima Kemenkominfo. Atas alasan tersebut, Kemenkominfo menulis surat peringatan kepada Facebook untuk kali kedua.

Kemenkominfo Surati Facebook untuk Kali Kedua
Kebocoran Data Facebook (Dnaberita.com)

Inibaru.id – Setelah mengirim surat peringatan pertama untuk Facebook pada Kamis (5/4/2018) lalu, Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemenkominfo) kembali mengirim surat peringatan kepada Facebook untuk kali kedua pada Selasa (10/4). Surat yang berisi permintaan konfirmasi data pengguna Facebook di Indonesia tersebut ditulis seiring dengan meluasnya kebocoran data.

Kebocoran data Facebook kini dikabarkan meluas. Nggak hanya dimanfaatkan Cambridge Analytica, data Facebook juga diduga bocor pada CubeYou dan AggregateIQ.

Baca juga:
Redmi Note 5, Ponsel Berkamera Ganda dengan Teknologi AI
Dengan Intel Core i9, Seperti Apa Laptop Gaming Terbaru MSI?

Republika.co.id, Sabtu (21/4), menulis, selain meminta konfirmasi data, surat peringatan tersebut juga bertujuan untuk meminta Facebook memastikan data pengguna di Indonesia diproteksi. Hal ini karena Kemenkominfo belum menerima hasil audit dari media sosial asal Amerika Serikat itu. Paling lambat Facebook diminta menyerahkan semua berkas pada 26 April mendatang.

Menanggapi permasalahan ini, Kepala Kebijakan Publik Facebook Indonesia Ruben Hattari menyatakan permintaan maaf. Dalam Rapat Dengar Pendengar Umum (RDPU) yang dilaksanakan pada Selasa (17/4) bersama Komisi I DPR di Ruang Rapat Komisi I DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Ruben mengakui Facebook memang belum maksimal untuk mencegah kebocoran data ini.

Baca juga:
Xiaomi Luncurkan Laptop Gaming Terbaru
Begini Cara Cambridge Analytica Dapatkan Data Facebook

“Merupakan kesalahan besar bagi kami untuk tidak memandang tanggung jawab kami secara luas dan CEO kami sepenuhnya mengambil tanggung jawab itu. Kami di sini ingin menyampaikan permohonan maaf kami,” ujar Ruben.

Dia berjanji Facebook akan meningkatkan keamanannya agar peristiwa serupa nggak terulang di masa mendatang. Semoga saja masalah ini cepat rampung ya, Millens. (IB15/E04)