Lima Tips Membeli Laptop Bekas
Ilustasi penggunaan laptop. (Arenalaptop.com)

Lima Tips Membeli Laptop Bekas

Mau beli laptop tapi uangnya belum cukup? Ya beli laptop bekas saja. Eits, tapi sebelum membeli laptop bekas, simak tips dan trik di bawah ini ya.

Inibaru.id – Bagi pelajar, mahasiswa, atau pekerja kantoran, laptop adalah hal yang penting. Namun, harga laptop yang nggak murah apalagi laptop dengan spesifikasi yang tinggi membuatmu berpikir ulang untuk membelinya. Dengan pertimbangan itu, sejumlah orang lantas menjatuhkan pilihannya untuk membeli laptop bekas.

Tentu saja, laptop bekas memiliki harga yang lebih bersahabat dengan kantongmu. Akan tetapi, performa laptop bekas terkadang jauh di bawah standar. Nah, ada baiknya sebelum membeli laptop bekas, kamu mengecek hal-hal berikut:

sebelum kamu membeli laptop bekas, jangan lupa cek kondisi laptop yang akan kamu beli ya, Millens.

1. Jangan Membeli via Daring

Barang-barang yang dijual di forum jual beli online seringkali memiliki harga yang sangat murah. Namun, membeli barang lewat dunia maya itu sangat riskan, terutama membeli barang elektronik. Kemungkinan tertipu akan lebih besar dibandingkan kamu membeli barang itu secara langsung.

Jadi, lebih baik kamu beli secara langsung saja deh. Selain menghindari risiko penipuan, kamu juga bisa melihat dan mengecek secara langsung laptop bekas yang akan kamu beli.

2. Periksa Kelengkapan dan Harga Pasaran

Saat akan membeli laptop bekas, kamu juga perlu menanyakan kelengkapannya. Tanyakan apa yang didapat penjual ketika dulu membeli laptop tersebut dan bandingkan dengan kelengkapan yang ada sekarang ketika kamu mau membelinya.

Cek juga harga pasaran di internet. Pastikan harga yang penjual patok nggak terlalu tinggi dan sesuai dengan kelengkapan yang diberikan. Kelengkapan minimal yang harus kamu dapat ketika membeli laptop bekas yaitu laptop, baterai, dan charge seperti yang ditulis Dosenit.com (4/6/2018). Pastikan juga keaslian baterai dan charger-nya ya, Millens.

3. Periksa Kondisi Case dan Segel

Kondisi case dan segel menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan. Casing yang mulus ataupun cacat akan menggambarkan cara pemakaian pengguna terdahulu. Sebaiknya pilih laptop bekas yang masih mulus. Jika pun ada cacat, pastikan kerusakannya nggak terlalu parah.

Segel juga bisa dijadikan patokan. Segel laptop yang utuh menandakan laptop nggak pernah rusak sebelumnya. Namun, jika laptop yang akan kamu beli itu segelnya terbuka, tanyakanlah jenis kerusakan yang pernah dialami laptop itu kepada si penjual.

4. Periksa Kondisi Hardware dan Software

Hardware dan software menjadi hal yang penting untuk diperiksa sebelum membeli laptop bekas. Periksa kenormalan layar, keyboard, touchpad, cd/dvd drive, port, dan speaker laptop. Selain itu, kamu juga perlu memeriksa RAM, hardisk, dan perangkat lunak lainnya.

RAM dan hardisk jadi komponen terpenting dari laptop. Kamu akan tahu performa laptop dari besarnya RAM. Semakin besar RAM, kinerja laptop akan semakin baik dan nggak lemot. Hardisk juga menentukan baik tidaknya kinerja laptop. Selain itu, hardisk juga menjadi komponen yang akan menyimpan semua datamu. Jadi pastikan juga hardisk-nya normal.

5. Bawa Teman yang Mengerti Laptop

Jika kamu kebingungan cara memeriksa laptop bekas, bawalah teman yang mengerti tentang laptop untuk membantumu. Hal ini penting karena kamu perlu berdiskusi dengan orang yang mengerti sehingga kamu akan memperoleh laptop dengan spesifikasi yang sesuai, performa yang masih oke, dan harga yang sesuai kantong.

Nah, itulah beberapa hal yang perlu kamu perhatikan sebelum kamu membeli laptop bekas. Semoga bisa mendapat laptop sesuai keinginanmu ya, Millens. (IB13/E04)