Google Drive bakal Dimatikan 2018, Pengguna Diminta Back-up Data

Pengguna yang menggunakan Drive di PC akan mulai menerima pemberitahuan ini pada Oktober. Perusahaan mengalihkan pengguna pada dua layanan pengganti, yakni untuk kalangan bisnis atau konsumen.

Google Drive bakal Dimatikan 2018, Pengguna Diminta Back-up Data
Teknologi Penggunaan Google Drive. (Foto: Google)

Inibaru.id - Google mengumumkan dalam waktu dekat pihaknya akan menutup aplikasi Google Drive untuk desktop. Mereka pun meminta para penggunanya untuk segera melakukan back up data yang tersimpan di Google Drive.

Namun demikian, dikutip dari Detikcom, sejatinya layanan Google Drive tidak akan kemana-mana. Sebab, Google memperbaruinya dengan menghadirkan layanan yang disebut Drive File Stream yang saat ini tersedia bagi pelanggan G Suite. Drive File Stream mulai tersedia secara umum usai 26 September.

Dilansir dari CNN Indonesia, Google mengatakan bahwa aplikasi Drive untuk desktop  dipastikan takkan lagi mendapat dukungan mulai 11 Desember 2017 nanti. Secara keseluruhan, perusahaan yang berkantor di Mountain View tersebut menegaskan bahwa aplikasi Drive akan sepenuhnya di matikan pada 12 Maret 2018.

Google mengatakan bahwa pengguna yang menggunakan Drive di PC akan mulai menerima pemberitahuan ini pada Oktober. Perusahaan mengalihkan pengguna pada dua layanan pengganti, yakni untuk kalangan bisnis atau konsumen.

Meski aplikasinya telah di tutup, Drive di pastikan tidak menghilang. Pengguna tetap bisa mengaksesnya dari situs, aplikasi mobile atau layanan baru yang di sebut Backup and Sync.

Fitur tersebut adalah program baru yang di iming-imingakan menyerap lebih banyak data dan sekaligus secara otomatis juga bekerja seperti aplikasi Google Photos Desktop Uploader.

Backup and Sync berfungsi layaknya Drive. Pada intinya, aplikasi ini memungkinkan pengguna untuk memanfaatkan layanan penyimpan awan (cloud) lebih besar sehingga perangkat hanya menjadi alat untuk mengambil, membuat, mengedit atau membagikan file.

Bagi pebisnis, Google merilis Drive File Streamers yang mampu menyimpan tempat di penyimpanan lokal yang akan tersinkronisasi dan mengunggah data di dalamnya.

"Ucapkan selamat tinggal pada sinkronisasi file yang memakan waktu dan ke khawatiran tentang sisa kapasitas penyimpanan," tulis Google saat memperkenalkan Streamer Drive dalam blognya.

Ini menunjukkan pertumbuhan layanan cloud sedang bertumbuh. Di masa depan, file pengguna diprediksi akan berlabuh keperangkat komputasi tunggal berkat layanan seperti Google Backup and Sync, Dropbox, Microsoft One Drive dan Apple iCloud.

Pengguna tak perlu takut kehilangan laptop atau ponsel rusak karena data seluruhnya akan otomatis tersimpan di awan. (GIL/IB)