Agar Awet, Laptop dengan Baterai Tanam Perlu Dirawat Seperti Ini

Agar Awet, Laptop dengan Baterai Tanam Perlu Dirawat Seperti Ini
Laptop dengan baterai non-removable. (Mojwindows)

Saat ini mayoritas laptop didesain dengan baterai tanam atau non-removable. Karena baterai tersebut nggak bisa dilepas atau diganti dengan mudah, tentunya kamu harus merawatnya dengan baik supaya nggak cepat rusak. Yuk simak tipsnya!

Inibaru.id – Saat ini, produsen laptop banyak yang mendesain produknya dengan baterai tanam atau non-removable. Baterai jenis tersebut dipilih karena lebih ringan sehingga lebih menunjang mobilitas pengguna. Eits, tapi baterai tanam juga punya kekurangan lo yakni nggak gampang diganti bila rusak.

Kalau sudah rusak, kamu perlu membawanya ke toko reparasi resmi karena laptopmu harus dibongkar dan diganti dengan baterai tanam yang baru. Selain ribet, biaya yang kamu keluarkan juga lumayan mahal, Millens. Nah, agar baterai tanam di laptopmu awet, kamu perlu mencoba beberapa tips berikut.

Pertama, perhatikan suhu laptop. Menurut Harian Bernas (5/11/2016), suhu yang terlalu panas adalah pemicu kerusakan bagi seluruh jenis baterai, baik removable maupun non-removable. Laptop yang terlalu panas akan mudah hang. Bisa juga laptopmu mendadak mati. Karena itu, kamu harus menjaga suhu ruangan dan suhu laptop dengan baik.

Perlu diingat juga, jangan meletakkan laptop menyala di atas bantal atau kasur, karena barang tersebut justru membuat laptop menjadi panas.

Laptop terlalu panas. (Jaipurcomputer.in)

Kedua, jangan gunakan charger palsu. Setiap laptop sudah dibekali dengan charger bawaan yang sudah disesuaikan dengan standar perangkat. Jika melakukan pengisian dengan charger palsu, dikhawatirkan ada perbedaan tegangan yang masuk ke laptop sehingga membuat pengisian nggak optimal. Hal ini tentunya membuat umur baterai menjadi pendek.

Charger palsu. (Palucomputer.com)

Ketiga, jangan habiskan baterai sapai 0persen. Saat laptopmu mati karena daya baterai sudah habis, umur baterai tersebut akan berkurang. Karena itu, lebih baik kamu mengisi daya laptopmu saat daya baterai tersisa 30 persen. Selain menjaga keawetan baterai, hal ini juga bisa digunakan berjaga-jaga jika terjadi listrik padam.

Keempat, hindari mengisi daya berlebihan dan menggunakan laptop saat sedang diisi daya. Mengisi baterai secara berlebihan menyebabkan arus masuk berlebihan dan bisa membuat baterai cepat rusak. Sementara itu, menggunakan laptop saat sedang diisi dapat membuat daya yang diterima baterai nggak optimal.

Mengisi daya laptop secara terus menerus. (Kurusteknisilaptop.net)

Kelima, istirahatkan laptop. Dalam pemakaian laptop, tentu ada batasan-batasan khusus. Jika kamu pengin bateraimu tetap sehat dan awet, istirahatkanlah laptopmu dari pemakaian yang terlalu lama. Atur waktu-waktu istirahat laptop supaya teratur dan baterainya tetap sehat, awet, plus tahan lama.

Yap, itulah beberapa tips yang bisa kamu lakukan dalam merawat baterai tanam di laptop. Jangan sampai baterai kamu cepat rusak karena kamu nggak merawatnya dengan baik ya, Millens. (IB18/E04)