Diduga Mengambil Data Pengguna Iphone, Google Dimejahijaukan

Setelah Facebook, kini Google tersandung masalah data pengguna. Google harus berurusan dengan pengguna Iphone setelah dituduh mengambil data.

Diduga Mengambil Data Pengguna Iphone, Google Dimejahijaukan
Google (youtube.com)

Inibaru.id – Sebuah organisasi bernama Google You Owe Us menuntut Google atas pengumpulan data pribadi secara ilegal. Organisasi yang mengklaim mewakili 4,4 juta pengguna Iphone itu menyebut data yang diambil Google meliputi ras atau etnis, kesehatan fisik dan mental, afiliasi politik, jenis kelamin, dan kelas sosial. Atas alasan itu pula, Google You Owe Us menuntut ganti rugi sebesar 3,2 miliar paun atau sekitar Rp 60,7 triliun.

Selain persoalan tersebut, perusahaan asal Amerika Serikat ini juga diduga mengambil data tentang kondisi finansial, orientasi seksual, kebiasaan belanja daring, hingga lokasi geografis pengguna. Data tersebut diduga diambil melalui peramban Safari sekitar Agustus 2011 dan Februari 2012 silam seperti ditulis Kompas.com, Jumat (25/5/2018).

Direktur Google You Owe Us Richard Lloyd meyakini tindakan yang dilakukan Google tersebut melanggar hukum.

“Tindakan mereka telah berimbas pada jutaan orang di Inggris dan Wales, dan kami akan meminta hakim untuk memastikan mereka bertanggung jawab di pengadilan kami,” jelas eks karyawan Google ini.

Menanggapi tuntutan tersebut, Google melalui perwakilan mereka Anthony White mengatakan Llyod nggak bersungguh-sungguh mencari kompensasi untuk pengguna. Menurutnya, klaim Llyod hanya mengejar kampanye untuk akuntabilitas dan retribusi terhadap perusahaan.

“Pengadilan seharusnya tidak mengizinkan satu orang untuk mengooptasi hak perlindungan jutaan orang dengan tujuan untuk kampanye pribadi,” tutur White.

Selain White, tuntutan Llyod mengundang Direktur Komunikasi Google Inggris Tom Price untuk berkomentar. Price menekankan, perusahaannya menjunjung tinggi privasi dan keamanan pengguna sehingga pengadilan nggak seharusnya mendengarkan kasus ini seperti ditulis Theguardian.com, Senin (21/5).

Kendati demikian, masalah ini tetap melaju ke meja hijau, Millens. Sidang dengar pendapat kasus pengumpulan data ilegal yang dituduhkan ke Google ini telah digelar pada hari Senin (21/5) hingga Selasa (22/5) lalu di London, Inggris.

Waduh, semakin banyak perusahaan elektronik yang diduga mencuri data pengguna nih. Nah, ada baiknya kalau sobat Millens lebih berhati-hati memasukkan data pribadi ke aplikasi supaya tidak menyesal di kemudian hari. (IB15/E04)