Suasana Akrab Terlihat pada Debat terbuka Pilgub Jateng 2018

Debat Terbuka Pilgub Jateng 2018 memiliki cerita keseruan tersendiri. Meski dalam suasana persaingan, para paslon masih menjaga tradisi kebudayaan Jawa Tengah. Seperti apa suasana Debat Terbuka Pilgub Jateng 2018?

Suasana Akrab Terlihat pada Debat terbuka Pilgub Jateng 2018
Debat perdana Pilgub Jateng 2018. (Inibaru.id/Putri Rachmawati)

Inibaru.id - Debat perdana Pilgub Jateng yang digelar pada Jumat (20/4/2018) diwarnai adu argumen antarpaslon. Mengusung tema kesejahteraan sosial, kedua paslon Ganjar Pranowo–Taj Yasin dan Sudirman Said–Ida Fauziyah tampak menjawab pertanyaan dengan penuh keyakinan.

Kendati begitu, suasana debat yang dilaksanakan di Hotel Patra, Semarang terkesan sangat akrab. Hal itu tampak dari panggilan Taj Yasin kepada Ida Fauziyah, pun sebaliknya. Pada sesi debat ketiga, Yasin dan Ida saling melempar dan menanggapi pertanyaan.

Baca juga:
Akrabnya Ganjar-Yasin dan Sudirman-Ida Saat Makan Bersama di Angkringan
Bisa Ikut Pemilu 2019, PBB Akan Ambil Nomor Urut ke KPU

Perdebatan keduanya tampak begitu "mesra" saat Yasin memanggil Ida dengan panggilan "Mbak Ida", sedangkan Ida memanggil Yasin dengan sebutan "Gus Yasin". Dalam bahasa Jawa, "mbak" merupakan panggilan untuk kakak perempuan atau sosok yang ditinggikan. Sementara, "gus" adalah panggilan untuk anak seorang kiai. Ini merujuk pada Yasin yang merupakan putra dari Kiai Maimoen Zubair.

Nggak hanya itu, dalam debat yang disiarkan langsung di dua televisi nasional itu, Ida juga sempat memuji sarung yang dikenakan Yasin.

"Gus Yasin, itu sarungnya bagus. Terlihat santri banget, Gus," ujar Ida.

Mendengar pujian itu, Yasin lantas mengucapkan terima kasih kepada Ida.

Ganjar-Sudirman

Suasana akrab juga terlihat pada sesi debat yang mempertemukan antara Ganjar dan Sudirman Said. Sudirman sempat membuka pembicaraan dengan membahas perbedaannya dengan Ganjar.

"Ya maaf ya, Pak. Saya ini kan nggak banyak kelebihannya seperti Pak Ganjar yang tinggi," kata Sudirman.

Hal itu segera ditanggapi Ganjar dengan guyonan.

"Lo, Pak Dirman kan lebih dari saya, itu perutnya lebih besar," kelakar Ganjar, yang segera disusul dengan gelak tawa tamu yang hadir.

Baca juga:
Menangkan Gugatan, PBB Kembali Jadi Peserta Pemilu 2019
Nggak Boleh Ada Tokoh Nasional di Alat Kampanye

Meski setelah itu kedua paslon saling melempar pertanyaan dan terkesan sengit, pada akhir sesi, Ganjar dan Sudirman tetap damai. Mereka terlihat saling berpelukan sebelum kembali ke tempat duduk masing-masing.

Suasana tersebut menunjukkan kalau Pilgub Jateng kali ini aman dan tenteram, Millens. Sudah semestinya para calon pemimpin itu memberikan contoh baik kepada masyarakat bahwa meskipun bersaing dalam politik, mereka tetap berkawan secara personal.

Bagus deh kalau begitu. Semoga suasana kondusif ini tetap tercipta hingga akhir Pligub ya, Millens. (Putri Rachmawati/E04)