Pentingnya Literasi Media Sejak Dini

Perkembangan dunia internet sekarang ini memang luar biasa. Internet berdaya untuk mengubah pola akses informasi dari media konvensional menjadi sangat personal. Mungkin bisa kita amini bahwa saat ini nyaris tidak ada aktivitas manusia yang terlepas dari internet. Namun sayangnya perkembangan tersebut tidak diimbangi dengan tingginya kualitas literasi media pada tiap individu.

Pentingnya Literasi Media Sejak Dini
Literasi sejak dini sangat penting. (Foto : Google)
969
View
Komentar

Inibaru.id - Perkembangan dunia internet sekarang ini memang luar biasa. Internet berdaya untuk mengubah pola akses informasi dari media konvensional menjadi sangat personal. Mungkin bisa kita amini bahwa saat ini nyaris tidak ada aktivitas manusia yang terlepas dari internet. Namun sayangnya perkembangan tersebut tidak diimbangi dengan tingginya kualitas literasi media pada tiap individu.

Literasi media merupakan kemampuan untuk memahami, menganalisa serta mendekonstruksi pencitraan media. Kemampuan semacam itu diperlukan agar masyarakat sebagai konsumen media, termasuk anak-anak, menjadi sadar tentang cara media dikonstruksi dan diakses.

Berdasarkan data Asosiasi Penyedia Jasa Internet Indonesia tahun 2014 terdapat 88 juta pengguna internet di Indonesia. Sebanyak 79 juta penduduk aktif mengakses media sosial dengan 70% di antaranya menggunakan akses gawai. Di kalangan orang tua yang bekerja anak-anak nyaris tidak mendapat pengawasan khusus dalam mengakses internet.

Joh Palfrey dan Urs Gasser (2008) menyebutkan tentang generasi digital anak-anak yang lahir tahun 1980-1990an. Generasi ini berbeda dari generasi sebelumnya. Mereka belajar, bekerja, menulis dan berinteraksi dengan orang lain dengan cara yang berbeda. Selain itu generasi ini menjalani sebagian besar waktunya di dunia maya. Bacaan mereka sebagian besar bersumber dari blog ketimbang surat kabar.

Pola interaksi mereka cenderung bertemu secara daring ketimbang tatap muka langsung. Bahkan tak jarang mereka berkenalan atau mendapatkan informasi dari media daring terlebih dahulu. Untuk keperluan mengerjakan tugas atau menyusun laporan nyaris mereka tak bisa lepas dari informasi yang mereka cari di internet atau situs pencari di media sosial, bukan lagi dari buku atau surat kabar.

Anak-Anak

Penerapan literasi media terutama media daring perlu ditanamkan pada anak sejak dini. Anak perlu diberi tahu, pertama, mana sumber informasi yang sifatnya adalah ilmu, di mana ia bisa langsung belajar. Misalnya website maupun blog khusus yang memang berisi ilmu matematika, ilmu agama, ilmu fisika, dsb.

Kedua, beritahu anak mana sumber informasi yang sifatnya adalah berita, di mana berita itu seringkali memuat sudut pandang pembuatnya (framing). Ajarkan anak untuk skeptis atau kritis ketika membaca berita yang diterima, sehingga tidak langsung menelan mentah-mentah berita yang didapatnya.

Ketiga, ajari anak untuk membaca sumber informasi dari beberapa sumber, sehingga anak tidak terbiasa menerima informasi dari satu sumber saja. Dengan beberapa sumber informasi anak akan terlatih untuk mengolah informasi dari beberapa sudut pandang, sehingga mereka akan lebih kritis dan tidak cepat mengambil keputusan hanya berdasar emosi sesaat. (IP/IB)