Asap Rokok Ancam Pendengaran Balita, Masih Tega?

Masih tegakah anda sesdudah membaca berita ini?

Asap Rokok Ancam Pendengaran Balita, Masih Tega?
Asap Rokok (Foto : wikipedia.org)
1k
View
Komentar

inibaru.id - Seperti yang kita ketahui, rokok memiliki kandungan zat yang berbahaya bagi tubuh. Banyak kita jumpai disekeliling kita penyakit yang disebabkan oleh paparan asap rokok tersebut. Baik bagi perokok aktif maupun perokok pasif. Diantaranya batuk, asma, meningitis, jantung, kebutaan bahkan kanker.

Selain beberapa penyakit tersebut, paparan asap rokok juga menyebabkan gangguan pendengaran pada balita. Hal tersebut dijelaskan dalam sebuah penelitian yang dipublikasikan oleh The Journal of Fisiologi seperti yang dilansir oleh daring Tempo.com.

Baca juga:
Penting! Kenali Teknik Jawaban Anak yang Bertanya Tentang Teroris
Tiap Tubuh Seseorang Memiliki Sel Kanker

Dalam penelitian tersebut memaparkan bahwa paparan nikotin yang dihisap sang ibu dapat merusak genetik si janin. Akibatnya terjadi penurunan aktivitas otak, serta paru-paru yang lemah pada janin tersebut.  Bahkan diungkapkan bahwa asap rokok yang mengenai ibu hamil, bisa membuat kesehatannya memburuk sehingga mengalami komplikasi saat persalinan.

Kembali dijelaskan dalam penelitian ini, asap rokok yang konsisten mengenai anak berusia antara 3 bulan hingga 3 tahun dapat menyebabkan gangguan pendengaran. Disebutkan asap rokok yang mengenai anak balita menyebabkan perkembangan abnormal pada batang otak pendengaran mereka. Sehingga menyebabkan kemampuan mendengar menjadi lebih lemah.

Baca juga:
Hari Laut Sedunia, Refleksi Sederet Masalah Kelautan Indonesia
Sahur Kenyang Ala Anak Kos Tapi Cepat Lapar? Ini Alasannya

Dari penelitian tersebut memberikan pengetahuan kepada kita agar lebih berhati-hati terkait masalah kesehatan. Salah satunya yakni dalam menjaga gaya hidup sehat seperti menghindari merokok terutama di dekat balita yang secara fisik masih riskan. (NA)