Kasus Penculikan Anak Kembali Marak, Ini yang Perlu Diajarkan Orang Tua pada Anak

Tak hanya memberikan ilmu bela diri, anak juga harus dibekali ini agar tidak mudah menjadi korban penculikan.

Kasus Penculikan Anak Kembali Marak, Ini yang Perlu Diajarkan Orang Tua pada Anak
Ilustrasi penculikan anak (Foto: blog.ruparupa.id)

Inibaru.id - Belakangan ini beredar video siswi salah satu sekolah dasar di Jakarta Barat yang hampir menjadi korban penculikan anak. Video ini tentu saja membuat orang tua kembali khawatir akan maraknya kasus penculikan anak. Sebagai informasi, anak-anak yang diculik ini bisa mengalami nasib yang cukup mengenaskan, dari yang dijadikan pengemis jalanan hingga diambil organ dalamnya untuk dijual. Lantas, apa yang bisa dilakukan oleh orang tua untuk mencegah kasus penculikan anak ini?

Baca juga:
Awas Penculikan Anak Marak Lagi! Orang Tua Perlu Lakukan Ini
Cewek Ini Sukses Menjadi Guru Bahasa Inggris di Jepang Bermodal TOEFL 360

Banyak orang tua yang berinisiatif untuk membekali buah hatinya ilmu bela diri. Namun, untuk ukuran tubuh anak yang masih kecil, tentu akan sulit untuk melawan para penculik, apalagi jika penculiknya juga berjumlah beberapa orang. Karena alasan inilah, pakar psikologi anak dari PION Clinician bernama Astrid Wen menyarankan orang tua untuk mempersiapkan anak secara mental dan fisik agar lebih kuat dan tidak mudah terjerat iming-iming penculik yang kerap kali sangat menarik perhatian anak.

“Beritahu anak seperti apa cerita penculikan tentang anak. Usahakan (dengan) intonasi netral ya karena tujuannya untuk mengedukasi, bukan untuk menakut-nakuti anak,” begitu saran Astrid sebagaimana dikutip dari health.liputan6.com.

Dengan menceritakan kepada anak dengan jelas tentang penculikan anak, khususnya tentang berbagai modus yang akan dilakukan untuk menarik perhatian anak dan membuat mereka mengikutinya, maka anak pun bisa lebih waspada pada orang-orang asing dan tidak dikenal namun terlihat mencurigakan dengan memberikan iming-iming pada anak seperti jajanan, uang, atau bahkan mengajak anak untuk bermain di tempat yang menarik.

Baca juga:
Baru Tahu, Jutaan Masyarakat Indonesia Ternyata Masih Berstatus Buta Aksara
Dua Lidah Api Memancar dari Matahari. Berbahayakah?

Satu hal yang harus diperhatikan orang tua dalam menceritakan kasus penculikan anak pada anak ini adalah dengan meminta mereka agar tidak terlalu khawatir dengan maraknya berita penculikan karena ada ayah dan ibu yang selalu bisa membuatnya aman. Karena alasan inilah ada baiknya kita tidak menceritakan hal-hal yang terlalu menakutkan pada anak. Jika tidak, maka anak bisa jadi akan menganggap dunia luar sebagai sesuatu yang sangat tidak aman. Efek buruknya, anak akan cenderung memilih untuk kabur atau terdiam saat ada sesuatu hal yang sedikit tidak menyenangkan terjadi padanya, bukannya menyelesaikannya.