DPRD Kota Semarang Berharap Ujian Nasional Tak Lagi Berbasis Kertas dan Pensil

DPRD Kota Semarang baru-baru ini sangat mengapresiasi kesuksesan Ujian Nasional Berbasis Komputer yang dilakukan oleh Pemerintah Kota di sejumlah sekolah di Kota Lumpia.

DPRD Kota Semarang Berharap Ujian Nasional Tak Lagi Berbasis Kertas dan Pensil
Ujian Nasional berbasis kertas dan pensil. (Foto: vokntt.com)

Inibaru.id - Meski Ujian Nasional Berbasis Komputer masih ada hal yang harus dikoreksi, khususnya dalam hal persiapan dan pelaksanaan, namun, pihak DPRD menganggap Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) Ini sudah termasuk sebagai sesuatu yang sukses.

Sekretaris Komisi D DPRD Kota Semarang, Rukiyanto, menyebutkan bahwa para anggota dewan sangat mendukung program Ujian Nasional Berbasis Komputer ini. Dengan terus melakukan ujian dengan sistem online ini, banyak pihak yang tidak kerepotan dalam menjalankan teknisnya. Beliau juga berkata bahwa meskipun memang dalam realitanya masih ada sekolah yang melaksanakan Ujian Nasional dengan Basis Kertas dan Pensil, hal ini masih bisa dimaklumi.

Baca juga:
Ilmuan Perempuan Ini Getol Ajarkan Sains pada Anak-anak
Writingthon Tuangkan Hasil Penelitian Ilmiah dalam Bahasa Populer

Kendati demikian, pihaknya berharap agar Dinas Pendidikan Kota Semarang ke depannya bisa menginventarisasi mana saja sekolah yang masih belum bisa melakukan Ujian Nasional Berbasis Komputer dan mengetahui apa saja kendala yang mereka hadapi sehingga belum bisa melakukannya. Jika hal ini dilakukan, maka pihak DPRD akan mencoba membantu dengan melakukan anggaran perubahan bagi sekolah-sekolah yang ingin melakukan Ujian Nasional Berbasis Komputer.

Di tempat yang terpisah, Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta bernama Sopan Adrianto menyebut Ujian Nasional dengan basis Komputer ini memiliki lebih banyak keunggulan dibandingkan dengan Ujian Nasional dengan basis Kertas dan Pensil yang selama ini dilakukan di berbagai sekolah-sekolah. Ia mencontohkan bahwa penggunaan Ujian Nasional Berbasis Komputer cenderung tidak mengalami kendala berupa keterlambatan soal jika dibandingkan dengan Ujian Nasional dengan basis Kertas dan Pensil yang masih kerap terjadi.

Selain itu, sistem ujian ini juga menurunkan resiko terjadinya soal yang tertukar atau ketidakjelasan cetakan lembar soal. Tak hanya itu, penggunaan Ujian berbasis komputer ini mampu menurunkan masalah rumitnya pengumpulan Lembar Jawaban Ujian Nasional yang kerap terjadi saat melakukan Ujian berbasis Kertas dan Pensil.

Baca juga:
Harus Tahu! Fakta Sejarah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia
Wow! Ini Alasan PBNU Menolak dan Menutup Dialog tentang FDS

Bagi para siswa sendiri, Ujian Nasional dengan basis Komputer juga memberikan keuntungan tersendiri, khususnya bagi mereka yang memiliki kebutuhan khusus layaknya penglihatan yang kurang baik mengingat dengan memakai komputer, mereka bisa memperbesar gambar atau tulisan dengan mudah.

Keuntungan lain dari melakukan Ujian Nasional Berbasis Komputer adalah pengumuman hasil ujian yang bisa lebih cepat. Hal ini tentu akan membuat siswa sekolah bisa memiliki banyak waktu untuk mempersiapkan diri memasuki jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Selain itu, bagi Dinas Pendidikan sendiri, penyediaan logistik bagi Ujian Berbasis Komputer cenderung lebih mudah dan cepat.

Meskipun pelaksanaannya sudah mengalami kemajuan, Ujian Nasional sendiri masih mengalami cukup banyak hambatan dan permasalahan tersendiri. Diharapkan, ke depannya proses Ujian Nasional bisa dijalankan dengan lebih baik. (AW/IB)