Berbagi Tak Harus Menunggu Berlebih

Berbagi Tak Harus Menunggu Berlebih
kick andy mengangkat sosok kakek yang mengabdikan dirinya untuk pendidikan(Foto:Home credit)
756
View
Komentar

inibaru.id-Di tengah tayangan reality show yang beragam, Kick Andy kembali sukses menyajikan tayangan yang berkualias. Pasalnya, salah satu program andalan milik Metro TV tersebut selalu mengangkat cerita dan sosok yang inspiratif. Bahkan tak jarang Kick Andy menampilkan sosok yang sama sekali belum dikenal masyarakat namun memiliki kontribusi besar dalam kemajuan bangsa.

Dalam Roadshow-nya di Malang Kick Andy mengangkat sosok kakek yang mengabdikan dirinya untuk pendidikan. Dalam acaranya, sang host kondang Andy F Noya menguak sisi hidup kakek Rateman Aboe yang pada waktu itu juga datang dalam acaranya.

Ratemat Aboe atau biasa dipanggil kakek Aboe merupakan warga kota Malang yang berprofesi sebagai tukang becak motor. Dalam Kick Andy dirinya bercerita dan mengaku terpanggil untuk memberikan bimbingan belajar untuk anak-anak kurang mampu di daerah tempat tinggalnya.

“Berbagi tidak harus menunggu berlebih,” ujarnya.

Tiap hari usai menarik becak, kakek Aboe menyempatkan diri untuk memberikan bimbingan belajar kepada anak-anak di rumah kontrakannya yang sangat sederhana. Bimbingan belajar ini ia berikan kepada anak-anak dari usia TK hingga SD.

Penghasilan kakek Aboe dari menarik becak jauh dari kata cukup. Meskipun demikian tak menyurutkan semangat kakek Aboe untuk berjuang memberikan pendidikan kepada anak-anak secara gratis. Bahkan kakek Aboe juga menyediakan ratusan buku yang ia beli dari menyisihkan sebagian hasil upahnya untuk dibaca oleh anak-anak yang belajar di rumahnya.

Kelompok bimbingan belajar ini didirikan pada 2014. Didirikannya bimbingan belajar ini terinspirasi saat kakek Aboe yang pada waktu itu melihat seorang anak yang tengah menangis di sepanjang jalan. Anak tersebut mengaku telah diminta pulang oleh gurunya lantaran belum mengerjakan tugas yang diberikan dari sekolah.

Faktor Ekonomi

Hal tersebut yang jadi alasan sederhana kakek Aboe mendirikan kelompok bimbingan belajar. Alasan utama kakek Aboe mendirikan kelompok bimbingan belajar gratis ini ialah faktor ekonomi. Kakek Aboe tinggal di daerang pinggiran yang rata-rata pekerjaannya adalah sebagai pemulung, tukang becak, pengemis dan lain-lain. Dari situlah kemudian membangkitkan kesadaran kakek Aboe untuk berbagi sejauh apa yang ia mampu.

Melalui program Kick Andy tersebut kisah perjuangan kakek kelahiran Bone, Sulawesi Selatan terangkat dan mengundang simpati dari berbagai pihak. Banyak donatur tertarik membantu dan menyumbangkan donasi guna pembangunan bimbingan belajar tersebut. Bahkan tak tanggung-tanggung, PT Warna Agung memberikan bantuan senilai Rp 25 juta sebagai bentuk apresiasi kakek Aboe yang telah berjuang untuk kemajuan negeri.

Hal tersebut membuktikan bahwa Kick Andy masih menjadi program berkualitas dengan menyajikan tayangan yang edukatif, inspiratif dan informatif. Sehingga dari kisah perjuangan kakek Aboe tersebut dapat membuka mata kita megenai hakekat hidup di dunia yakni menjadi manusia yang bermanfaat bagi manusia lainnya. Meskipun bukan siapa-siapa, kita juga dapat memberi kontribusi nyata untuk kemajuan negeri. (NA)