Wah, Angka Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di Atas AS dan Singapura

Pertumbuhan ekonomi nasional melebihi Amerika Serikat (AS) yang sebesar 2,1 persen, Singapura yang sebesar 2,5 persen, bahkan Korea Selatan yang tumbuh melambat dari 3,4 persen menjadi 2,5 persen.

Wah, Angka Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di Atas AS dan Singapura
Pertumbuhan ekonomi Indonesia. (Foto: Sinarharapan.com)
194
View
Komentar

Inibaru.id - Indonesia hanyalah negara berkembang. Dibanding dengan adidaya sekelas Amerika Serikat yang telah maju, ekonomi Indonesia bukanlah apa-apa. Bahkan, jika dibandingkan negara tetangga kita, Singapura, ekonomi negeri ini seolah kalah jauh.

Hal ini terlihat dari pertumbuhan ekonomi Indonesia pada Kuartal II tahun 2017 yang masih berada di bawah target pemerintah. Presiden RI Joko Widodo sendiri sebelumnya menginginkan pertumbuhan ekonomi negeri ini mencapai 5,2 persen. Kendati demikian, keingan tersebut ternyata belum juga tercapai.

Alih-alih mengalami peningkatan, berdasarkan laporan pada Kuartal II ini, pertumbuhan ekonomi Indonesia justru hanya 5,01 persen. Ya, ini tentu jauh dari ekspektasi pemerintah. Sebagai perbandingan, Tiongkok mengalami pertumbuhan ekonomi mencapai 6,9 persen pada kuartal yang sama.

Baca juga: Daya Beli Masyarakat Indonesia Lesu, Belanja Daring Justru Naik Terus

Kendati demikian, angka pertumbuhan ekonomi Indonesia rupanya jauh lebih tinggi jika dibandingkan dengan pertumbuhan negara besar dan maju seperti Singapura dan Korea Selatan. Bahkan, angka ini lebih tinggi dari negara dengan perekonomian negara adidaya macam Amerika Serikat.

Dilansir dari Goodnewsfromindonesia.id, angka pertumbuhan ekonomi nasional melebihi Amerika Serikat (AS) yang sebesar 2,1 persen, Singapura yang sebesar 2,5 persen, bahkan Korea Selatan yang tumbuh melambat dari 3,4 persen menjadi 2,5 persen.

"Jadi betul ini di bawah ekspektasi 5,1 persen, tapi di tengah perekonomian global dan turunnya harga komoditas, pertumbuhan ini tentu cukup bagus," ujar Suhariyanto, kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Jakarta, Senin (7/8).

Ia mengatakan, Tiongkok menguat dari 6,7 persen di kuartal II 2016 (Year on Year)menjadi 6,9 persen di kuartal II 2017. Sementara itu, AS juga menguat dari 1,2 persen menjadi 2,1 persen. Sedangkan Singapura menguat dari 1,9 persen menjadi 2,5 persen.

Pertumbuhan ekonomi Indonesia memiliki grafik yang bagus, kendati untuk komoditas landai. Pertumbuhan ini seiring dengan pertumbuhan ekonomi di negara-negara lain.

Baca juga: Intip Laju Perkembangan Starup di Indonesia

Tahun 2015 menjadi titik terendah ekonomi nasional, yakni berada di angka 4,88 persen. Namun, pada tahun berikutnya, pertumbuhan ekonomi melejit naik di angka 5,02 persen.

Selain itu, realisasi belanja pemerintah (APBN) kuartal II 2017 mencapai Rp 493,29 triliun atau 23,71 persen dari pagu 2017 sebesar Rp 2.080,5 triliun. Angka tersebut naik dibanding realisasi kuartal II 2016 yang berada di angka Rp 475,89 triliun atau 22,85 persen dari pagu 2016 sebesar Rp 2.082,9 triliun.

Nah, kalau keadaannya terus membaik seperti ini, bangga dong jadi warga Indonesia. (OS/IB)