Indonesia Incar Perusahaan Kelas Menengah Italia

Forum bisnis di Milan menjadi cara “jemput bola” yang cukup efektif untuk menjaring perusahaan kelas menengah Italia agar bersedia menanamkan modalnya ke Indonesia

Indonesia Incar Perusahaan Kelas Menengah Italia
Dubes RI untuk Italia Esti Andayani mengincar perusahaan kelas menengah Italia yang memiliki keunggulan dari segi kualitas dan inovasi. (Koran Jakarta)

Inibaru.id – Upaya menjaring investor mancanegara untuk menanamkan modalnya di Indonesia terus dilakukan Pemerintah. Berbagai cara disiapkan, salah satunya dengan mengadakan forum bisnis di Milan.

Dilansir dari Antara, Sabtu (28/10/2017), KBRI Roma bekerja sama dengan Bank Indonesia dan Badan Koordinasi Penanaman Modal RI di London mengadakan forum bisnis di Milan dan Roma untuk menarik minat perusahaan kelas menengah Italia untuk memperluas usaha dan menanam modal di Indonesia.

Dubes RI untuk Italia Esti Andayani mengatakan, Indonesia mengincar perusahaan kelas menengah Italia yang memiliki keunggulan dari segi kualitas dan inovasi. Menurutnya, wilayah Asia Tenggara prospektif sebagai destinasi ekspansi usaha pelaku bisnis Italia.

Untuk itu, KBRI Roma menggalang koordinasi promosi ekonomi di sejumlah kota di Italia yang menjadi basis industri.

Baca juga:
Penjualan Online Melambung, Bisnis Ritel Tenggelam
Tenun Badui Dilirik Konsumen

“Upaya peningkatan kerja sama ekonomi RI-Italia ini juga memperoleh dukungan dari Italian Trade Agency serta Konfederasi Industri Italia,” ungkap Esti.

Sementara, Direktur Italian Trade Agency Marinella Loddo dalam sebuah forum bisnis di Milan menyatakan, Indonesia harus aktif melaksanakan promosi ekonomi di Italia dalam rangka menjemput bola.

“Indonesia bisa menjadi business hub bagi pelaku pasar Italia dalam melakukan penetrasi pasar dan bisnis di ASEAN,” tuturnya.

Koordinator Fungsi Ekonomi KBRI Roma Aries Asriadi menyatakan, promosi di Milan dan Roma dilaksanakan dalam rangka mendorong ekspor Indonesia ke Italia.

“Komoditas pertanian Indonesia sudah sangat dikenal di Italia, seperti minyak sawit, kopi, cokelat, produk dari karet serta buah tropis,” jelas Aries.

Baca juga:
Bisnis Kain “Prada” Sablon dari Klungkung Semakin Berkibar
Ekspor Batu Bara Indonesia ke Tiongkok Naik 63 Persen

Nilai perdagangan RI-Italia sekitar 3 miliar dolar AS pada 2016 lalu. Sementara, ekspor Indonesia ke Italia mencapai 1,28 miliar dolar AS pada periode Januari-Agustus 2017. Perfoma itu mengalami kenaikan hingga 21,43 persen dibanding tahun sebelumnya.

Saat ini, industri manufaktur dan teknologi tengah naik daun. Italia sebagai negara 3F (fashion, furniture, food) terbilang andal dalam urusan industri tersebut. Kemampuan itu bahkan menjadikan Negeri Pizza sebagai negara berpenghasilan terbesar kedelapan dunia dan ketiga di Uni-eropa.

Nah, yang menarik dari Italia adalah, sebagian industri di sana dibangun dari perusahaan keluarga, lalu menjelma menjadi perusahaan multinasional, dengan 86 persen di antaranya perusahaan kelas menengah atau mempunyai turn over antara 16-249 juta Euro pertahun. (GIL/SA)