Tips Membuat Hamper; Perhatikan Seni Pengemasan dan Nggak Harus Barang Mahal

Tips Membuat Hamper; Perhatikan Seni Pengemasan dan Nggak Harus Barang Mahal
Richa Amalia memberi tips bikin hamper. (Inibaru.id/ Audrian F)

Hamper kini menjamur di masyarakat. Namun tahukah kamu kalau semua orang sebetulnya bisa bikin hamper. Nah, kali ini pemiliki usaha hamper yang juga pemilik dari Rizs Florizt yakni Richa Amalia memberi tips bagaimana membuat hamper.

Inibaru.id - Bisnis hamper sedang menggeliat. Banyak orang menilai kalau barang tersebut bisa menjadi alternatif dari parsel. Nggak heran kalau menjelang Hari Raya Idulfitri ini, bisnis tersebut makin menjamur di tengah masyarakat.

Richa Amalia pada Selasa (19/5/2020) memberikan tips tentang bagaimana cara membuat sendiri hamper. Karena memang hamper bukanlah sesuatu yang membutuhkan barang-barang sulit.

Manfaatkan Barang-Barang di Sekitar

Nah, ini yang dimaksud Richa tadi. Dalam menjalankan bisnis hampernya, Richa banyak menggunakan barang-barang di sekitar atau bahkan bekas untuk menghias. Kain, sisa kardus, lalu juga hiasan bunga.

“Intinya pada hamper itu adalah seni mengemas. Jadi manfaatkan apa yang ada di sekitar saja,” ujarnya.

Barang-barang di sekitar kita juga bisa dipakai lo! (Inibaru.id/ Audrian F)<br>
Barang-barang di sekitar kita juga bisa dipakai lo! (Inibaru.id/ Audrian F)

Nggak Harus Pakai Barang Mahal

Kalau harus membeli isi hamper, kamu bisa mencari barang-barang yang terjangkau. Kalau menurut Richa, pengemasan yang estetik dan sedap dipandang sudah pasti membuat penerima merasa senang.

“Contohnya ya dari pelanggan saya. Mereka ngak terlalu butuh apa isinya. Tapi bentuk dari keromantisan wujudnya itu yang disukai,” paparnya.

Promosi Foto Instagenik

Kalau yang ini khusus diperlukan kalau kamu berpikir akan menjadikan hamper sebagai lini usaha. Pasalnya, foto yang instagenik bisa membuka peluang lebih besar untuk menarik minat calon pembeli. Bedasarkan pengalaman Richa, pelanggannya lebih tertarik dengan tampilannya ketimbang harga isi. Karena itu, pelanggannya berasal dari berbagai kalangan, Millens.

Alas kain bekas saja bisa jadi background foto hamper. (Inibaru.id/ Audrian F)<br>
Alas kain bekas saja bisa jadi background foto hamper. (Inibaru.id/ Audrian F)

Dalam membuat foto instagenik pun, Richa seperti yang sudah disebutkan tadi, menggunakan barang-barang di sekitar. Misalnya saja dia memakai alas kain bekas untuk menjadi background dari foto hampernya. Kamera yang digunakan pun nggak harus DSLR atau Mirorless.

“Pakai kamera hp saja bisa, asal cahaya mumpuni dan angle-nya menarik,” jelasnya.

Belajar Packing

Ini adalah poin yang utama. Sebelum menjalankan usaha hamper ini, Richa memang sudah terlebih dahulu memiliki pengalaman usaha buket cokelat dan bunga. Itulah mengapa dia nggak asing atau canggung dengan yang namanya mengemas dengan rapi dan estetik.

Ingat ya, seni pengemasan! (Inibaru.id/ Audrian F)<br>
Ingat ya, seni pengemasan! (Inibaru.id/ Audrian F)

Nah, berdasarkan pengalaman empiris ini Richa menyarankan untuk memperbanyak referensi dan praktik. Kalau sudah menguasai itu, kamu akan terlatih dengan sendirinya.

“Jangan takut mencoba,” pesan Richa.

Jadi itulah tips membuat hamper. Gimana, nggak sulit bukan? (Audrian F/E05)