Sogan Batik Rejodani Melambungkan Iffa, Desainer Muda Asal Yogyakarta

Persaingan di dunia fashion tidak akan pernah ada habisnya. Semakin ke sini, kreativitas desainer kian diuji untuk menunjukkan eksistensi karyanya, termasuk kreativitas seorang desainer muda asli Yogyakarta ini.

Sogan Batik Rejodani Melambungkan Iffa, Desainer Muda Asal Yogyakarta
Iffa M Dewi, penemu sekaligus pengembang produk Sogan Batik Rejodani. (Krjogja)

Inibaru.id – Bermula dari perjalanan spiritual dan pencarian atas jati diri, Iffa mengawali usahanya di Dusun Rejodani Sariharjo, Kecamatan Ngaglik, Kabupaten Sleman. Bersama sang suami, dia mendirikan CV Sogan Jaya Abadi dengan brand Sogan Batik Rejodani.

Ketertarikan Iffa M Dewi terhadap sejarah peradaban Islam dan serba-serbi budayanya memantik kreativitasnya untuk membuat desain batik yang mengangkat nilai-nilai kebaikan secara umum. Rasa syukurnya terhadap Tuhan juga menjadi salah satu inspirasi dari desain-desain yang dia buat.

"Sogan Batik menampilkan satu koleksi yang berjudul 'Becik', terinspirasi dari tempat kami berkreasi setiap harinya, sebuah rumah kuno berbentuk limasan khas Jawa yang dibangun pada awal 1900-an," jelas Iffa yang dilansir dari GNFI (19/03/19).

Oya, Millens, ragam dari jenama ini adalah produk moslem fashion yang seluruhnya menggunakan batik cap asli serta tulis. Jadi, untuk urusan keawetan mungkin bisa diadu, nih! Ya, karena batik tulis serta cap asli memang umumnya memiliki keunggulan dalam segi ketahanan.

(Baca Juga: Paduan Budaya Bangsa dan Nilai Islam dalam Batik Sogan Karya Iffah Maria Dewi)

Berdiri sejak 2001, jumlah pekerja yang semula hanya empat orang, kini sudah bertambah menjadi 100 tim kerja untuk bagian produksi. Ini bukan tanpa alasan, karena semakin ke sini produk moslem fashion memang kian diminati oleh pasar secara global.

Salah satu bukti dari penerimaan global atas karya Iffa ini adalah kesempatan untuk manggung dalam Modest Fashion Australia (MFA) di Perth, Australia, yang mendapatkan apresiasi tinggi sekaligus menjadi  satu-satunya karya orang Indonesia di sana. Selain itu, saat ini, produk batiknya pun kian diminati di luar negeri. Wah, membanggakan sekali, ya, Millens!

Dari produk Sogan Batik tersebut kita bisa mengambil hikmah bahwa kombinasi budaya asli Indonesia dengan nilai keagamaan juga bisa menjadi paduan yang epik. (IB23/E03)