Sinar Mas Land Raup Pendapatan Rp 1,5 Triliun selama 3 Bulan Masa Pandemi

Sinar Mas Land Raup Pendapatan Rp 1,5 Triliun selama 3 Bulan Masa Pandemi
Ilustrasi-Bisnis properti terus bertumbuh dan meraih untung di tengah pandemi. (Pixabay/Nattanan Kanchanaprat  

Dari pendapatan Rp 1,5 triliun yang diraih Sinar Mas Land, program Move in Quickly periode pertama yang berlangsung pada 22 Maret-30 Juni berkontribusi sebesar Rp 653 miliar.

Inibaru.id - Pandemi corona rupanya nggak menghentikan geliat bisnis properti. Meski di tengah ekonomi yang sulit, Sinar Mas Land tetap meraih pendapatan total sekitar Rp 1,5 triliun per 22 Maret-30 Juni 2020. Yang menarik, Move in Quickly (MIQ) punya andil cukup besar di dalamnya.

Perlu kamu tahu, MIQ periode pertama, yang merupakan salah satu program unggulan Sinar Mas Land selama pandemi corona berlangsung, meraih pendapatan sebesar Rp 653 miliar. Pendapatan ini pun melengkapi penjualan Invensihaus R di BSD City yang habis terjual pada akhir Juni lalu dan O2 Essential Home di Grand Wisata Bekasi yang telah terjual 90 persen. 

Selama MIQ periode pertama yang berakhir pada 30 Juni lalu tersebut, tiga proyek Sinar Mas Land yang berada di BSD City telah habis terjual, yakni Jadeite, Golden Vienna, dan BSD Autoparts. Jadeite adalah klaster berkonsep private residence, sedangkan Golden Vienna merupakan rumah toko (ruko). Sementara, BSD Autoparts adalah sentra automotif repair and maintenance.

Managing Director Strategic Business & Services Sinar Mas Land Alim Gunadi mengatakan, ini menunjukkan bahwa konsumen cukup antusias dengan konsep hunian dan program promosi yang diberikan perusahaan.

“Proyek properti hunian yang kami rancang menyesuaikan kebutuhan dan kondisi masyarakat di tengah pandemi, khususnya kalangan milenial eksekutif atau profesional, seperti Invensihaus R di BSD City dan O2 Essential Home di Grand Wisata Bekasi," kata dia.

Program Movie in Quickly dari Sinar Mas Land. (Sinar Mas Land)
Program Movie in Quickly dari Sinar Mas Land. (Sinar Mas Land)

Alim menambahkan, setali tiga uang, dia juga meyakini bahwa pasar tertarik pada program promosi MIQ periode pertama yang memiliki beragam kemudahan dan kesempatan untuk memiliki hunian maupun properti komersial.

Oya,  MIQ periode pertama memang terlihat cukup memanjakan konsumen dengan pelbagai programnya, Millens. Pada periode tersebut, konsumen mendapatkan keringanan pembayaran sebesar 15 persen untuk ready stock lewat KPR Express, dan diskon 20 persen untuk pembayaran tunai.

Sementara, untuk pembelian unit under construction melalui KPR, konsumen dapat mencicil uang muka a.k.a DP 15 persen sebanyak 12 kali plus diskon 15 persen dari nilai akad kredit.

Ke depan, Alim mengimbuhi, perusahaan akan tetap membuat proyek properti yang berkualitas dengan harga terjangkau melalui berbagai kemudahan pembayaran. (IB04/E03)