Siap-Siap! Pasar Semarangan Akan Dibuka Kembali Bulan Agustus

Pasar Semarnagan yang terletak di kawasan Hutan Wisata Tinjomoyo sudah lama mati suri. Kabarnya pasar ini akan kembali digelar di bulan Agustus. Hal ini terlihat dari kesibukan pengelola yang sedang memperbaiki fasilitas di dalam Pasar Semarangan.

Siap-Siap! Pasar Semarangan Akan Dibuka Kembali Bulan Agustus
Di bulan Agustus, Pasar Semarangan akan kembali dibuka. (Inibaru.id/ Zulfa Anisah)

Inibaru.id - Siapa yang sudah rindu dengan suasana pasar Semarangan di Hutan Wisata Tinjomoyo Semarang? pasar yang sudah lama mati suri ini sedang dalam proses untuk dihidupkan kembali lo, Millens!

Kepala UPTD Hutan Wisata Tinjomoyo, Bambang Adi Pramono mengatakan Pasar Semarangan akan dibuka kembali sekitar bulan Agustus. “Mungkin bulan Agustus,” tuturnya saat ditemui di kantornya pada Kamis (11/7).

Nampaknya hal ini bukan wacana belaka lo. Ketika saya berkunjung, beberapa tukang nampak sedang memperbaiki gazebo di dalam Pasar Semarangan. Meskipun beberapa waktu lalu Pasar Semarangan digelar untuk salah satu agenda Rapat Kerja APEKSI 2019, namun setelah acara tersebut Pasar Semarangan kembali lengang nggak ada aktivitas.

Tumpukan bambu bahan baku gazebo sudah dipersiapkan untuk merenovasi gazebo lama di Pasar Semarangan. (Inibaru.id/ Zulfa Anisah)

Mei Kristanti, salah satu aktivis Generasi Pesona Indonesia) GenPI Kota Semarang yang mengungkapkan, dirinya dan teman-temannya di GenPI nggak lagi memengelola Pasar Semarangan. “Sekarang sudah diserahkan ke Pemkot. Sudah lewat setahun, jadi GenPI lepas tangan,” tuturnya.

Mei mengatakan, saat ini Pasar Semarangan hanya digunakan untuk kegiatan komunitas seperti lomba kicau burung. Meski sudah lepas tangan, Mei mengatakan bahwa GenPI akan tetap membantu mengelola Pasar Semarangan meski nggak seintens dulu.

Misi Mei bersama teman-teman Genpi ingin memperkenalkan hutan Kota Semarang. “Ini lo kita punya hutan kota yang bagus,” tuturnya. Alhasil, Pasar Semarangan terletak di bagian dekat pintu masuk hutan dengan luas 56 hektar itu berhasil dibuat.

Beberapa waktu lalu, Pasar Semarangan hanya dibuka untuk acara Raker APEKSI. (Inibaru.id/ Zulfa Anisah)

“Sekarang sedang menghubungi komunitas agar mau kopdar di sana,” imbuh ibu dua anak ini. Namun begitu, Mei juga berharap agar masyarakat sekitar kembali bersemangat untuk kembali meramaikan Pasar Semarangan.

Sembari menunggu dibangunnya kembali Pasar Semarangan, Bambang mengatakan bahwa saat ini hutan Tinjomoyo bisa digunakan untuk berbagai kegiatan. “Boleh kegiatan di sini, bayar tiket masuk saja,” kata Bambang. Yap, Hutan Wisata Tinjomoyo juga cocok untuk kegiatan outbond atau sekadar berfoto di rindangnya hutan lo. Cukup bayar Rp 4.250 untuk masuk kamu bisa bersenang-senang dengan komunitasmu di sini.

Jadi gimana Millens? Sudah nggak sabar untuk berkunjung ke Pasar Semarangan? (Zulfa Anisah/E05)